Viktor Laiskodat Geram Data Bupati TTS dan Kepala Dinas Pertanian Beda

Merdeka.com - Merdeka.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat geram, saat mendengar pemaparan luas lahan pertanian pada program tanam jagung panen sapi (TJPS) oleh bupati dan kepala dinas pertanian Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berbeda.

Saat itu Viktor Laiskodat bersama rombongan yang sedang kunjungan kerja, melakukan penanaman jagung program TJPS di Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin, Selasa (22/11) kemarin.

Sebelum penanaman secara simbolis di lokasi TJPS, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta data luas lahan pertanian program tersebut kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Selatan. Namun data yang disampaikan keduanya berbeda-beda dan di bawah standar yang ditentukan oleh Gubernur NTT.

Gubernur pun geram, sehingga meminta pemerintah Kabupaten TTS untuk mengelolah areal pertanian minimal lima ribu hektare di musim penghujan seperti saat ini.

Menurut Viktor Bungtilu Laiskodat, Kabupaten TTS merupakan daerah yang memiliki wilayah terluas di pulau Timor, namun tidak diolah dengan maksimal. Hal ini diperparah lagi dengan TTS sebagai salah satu kabupaten penyumbang angka stunting terbesar di Provinsi NTT.

Viktor Bungtilu Laiskodat juga menginstruksikan seluruh Bupati di NTT mengalihkan anggaran daerah dan dana desa untuk difokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian.

Pemerintah provinsi juga kini telah bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk membantu modal usaha hingga pada proses penjualan.

Hal ini dilakukan untuk mendukung instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mengantisipasi terjadinya krisis pangan yang akan terjadi di tahun 2023. Selain jagung, pemerintah provinsi NTT juga akan fokus mengembangkan komuditas sorgum dan kelor.

Sesuai agenda, selama satu pekan kedepan Viktor Laiskodat akan melakukan kunjungan kerja di daratan Timor yakni, kabupaten TTS, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Belu.

Pada tanggal 27 November 2022 Gubernur bersama rombongan diangendakan akan memasuki wilayah Timor Leste, untuk mengikuti HUT Proklamasi kemerdekaan RDTL Ke-47 di Distrik Manatutu. [cob]