Vinales Andalkan Crutchlow untuk Tingkatkan Performa YZR-M1

Vincent Lalanne-Sicaud
·Bacaan 1 menit

Musim 2020 menjadi tahun inkonsistensi para pembalap Yamaha. Fabio Quartararo, Franco Morbidelli dan Maverick Vinales memang berhasil mengemas kemenangan. Namun, sering kali mereka kesulitan.

Banyak faktor melatarbelakangi penyebabnya. Mulai dari kurangnya grip M1, masalah katup mesin, hingga soal Jorge Lorenzo dalam kapasitasnya sebagai test rider.

Sejak pensiun dari MotoGP, X-Fuera tidak secara reguler mengendarai motor balap lagi. Ditambah pandemi virus corona membatasi Yamaha untuk melakukan uji coba.

Alhasil, Lorenzo hanya dua kali menunggangi YZR-M1, yakni saat tes Sepang dan Portimao. Itu pun motor yang diuji spek 2019, bukan versi 2020.

“Tahun depan, pekerjaan paling penting adalah pekerjaan Cal dan test team,” ucap Vinales.

“Sepanjang musim depan (2021) nanti, mereka harus mencoba hal-hal yang akan memungkinkan kami meningkat. Tahun ini kami belum membuat kemajuan apa pun sejak balapan pertama.

“Kami membutuhkan test team untuk memperbaiki keadaan dan saya pikir itu akan banyak berubah tahun depan. Saya tidak perlu menguji komponen baru, karena Cal yang akan mengujinya.”

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Maverick Vinales, Yamaha Factory RacingGold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images