Vinales Lebih Fokus pada Pengembangan M1 ketimbang Titel Juara Dunia

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Pria asal Spanyol itu kembali bergabung dengan para rival di grid setelah pada akhir pekan lalu harus memulai balapan dari pit lane. Itu terjadi karena ia melewati batas alokasi mesin pada tahun ini.

Seperti diketahui, Yamaha mendapatkan sanksi karena membuka segel mesin tanpa persetujuan resmi dari berbagai pihak. Itu membuatnya dikenakan denda dan penalti pengurangan poin.

Hal tersebut juga membuat Vinales harus menggunakan mesin keenam. Itu melewati batas alokasi karena pada tahun ini setiap tim tanpa status konsesi hanya diberikan jatah lima mesin.

Start dari pit lane tak membuat Vinales patah semangat. Meski sulit, ia berhasil finis di urutan ke-14 pada MotoGP Eropa.

Pada akhir pekan ini, pria 25 tahun itu merasa lebih percaya diri karena motornya memiliki kinerja yang lebih baik. Ia yakin bisa bertarung di barisan depan untuk memperjuangkan kemenangan.

“Saya benar-benar senang karena kami membuat langkah maju. Kami memang tak berada di tempat seharusnya karena tujuan kami selalu berada di barisan terdepan,” kata Vinales.

“Ritme balap kami tak terlalu buruk dan kerja keras yang kami lakukan memberikan saya kepercayaan diri. Kami akan berusaha meningkatkan daya cengkeram ban belakang untuk memiliki lap yang lebih baik.”

Baca Juga:

Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia: Morbidelli Pole, Quartararo-Mir Start Berdekatan Start ke-12, Mir Yakin Bisa Memperjuangkan Kemenangan

Sejatinya, Vinales masih memiliki peluang untuk memperebutkan gelar juara dunia pada musim ini. Ia berjarak 41 poin dari Joan Mir di puncak klasemen.

Namun, ia lebih memilih untuk menikmati balapan dan mendapatkan informasi sebanyak mungkin agar bisa membuat motor bekerja lebih baik. Pasalnya, pada tahun depan ia akan menggunakan motor yang sama.

“Dalam pertarungan perebutan gelar, kami tidak memiliki strategi yang bagus. Lebih penting memahami apa yang kami butuhkan pada musim depan,” kata Vinales. “Terutama daya cengkeram ban belakang, karena kami memiliki masalah yang serius di area itu.”

Sebelumnya, Vinales telah mengatakan bahwa Yamaha tak perlu bekerja keras untuk meningkatkan kecepatan tertinggi YZR-M1. Menurutnya, itu akan membuat area yang lainnya menjadi lemah.

Oleh karena itu, ia ingin Yamaha fokus pada titik terkuat motor dan meningkatkan keseimbangannya agar dapat tampil lebih kompetitif.

“Kami masih bisa meningkatkan kekuatan di pengereman dan kecepatan saat memasuki tikungan, tapi kami masih kehilangan sesuatu dalam hal akselerasi,” ujar Vinales.

“Kami harus memberikan Yamaha masukan agar mereka bisa menemukan solusi untuk masalah yang kami miliki pada musim dingin. Kami membutuhkan sesuatu demi membawa motor selangkah lebih maju.”