Vinales: Morbidelli Layak Dapat Motor Spek Terbaru

Mark Bremer
·Bacaan 2 menit

Morbidelli tampil dengan mesin 'A-spec' Yamaha. Pada dasarnya, itu adalah M1 versi 2019. Sementara rekannya di tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo didukung motor tipe baru.

Pada awalnya, pembalap asal Italia tersebut juga akan mendapatkan mesin pabrikan tahun ini. Namun akhirnya Yamaha memutuskan sebaliknya.

Kemungkinan ini akan tetap terjadi pada musim depan, terlepas dari fakta bahwa Morbidelli telah mengantongi dua kemenangan atas namanya.

Manufaktur lain juga memakai banyak material baru. Pembalap LCR Honda Takaaki Nakagami, yang baru-baru ini teken kontrak baru, akan mendapat RC213V versi 2021 musim depan.

Terkait apakah hal tersebut bisa merugikan Yamaha, Vinales, pembalap tim Monster Energy Yamaha, tidak paham sepenuhnya soal masalah ini.

"Terkadang sulit untuk memahaminya, dalam beberapa sirkuit Franco lebih baik (dibandingkan pembalap pabrikan) dan dia memiliki motor spek lama," ujar Vinales.

"Saya lebih suka setiap pembalap memiliki materi yang sama. Ketika seseorang lebih cepat, maka Anda bisa mengerti mengapa itu bisa terjadi."

Baca Juga:

Balapan dengan Rossi? Morbidelli: Itu mimpi besar Vinales penasaran melihat performa kuat Yamaha

Menurut Vinales, Morbidelli telah tampil sangat baik musim ini. Karena itu, ia layak memiliki motor yang sama dengannya, Quartararo, dan Valentino Rossi.

"Akan menyenangkan memiliki empat pembalap pabrikan di Yamaha. Anda bisa berprogres karena semua rider dapat menguji sesuatu dan tentu itu sangat bagus," ujar Vinales.

Bahkan sebelum Morbidelli meraih podium utama MotoGP Teruel, kemenangan keduanya musim ini, sang pembalap menyatakan akan berguna jika Yamaha tetap memiliki mesin lama.

"Ini sebuah keuntungan bagi Yamaha karena kami bisa mengomparasi data. Dengan begitu, kami tahu di mana keunggulan mesin spek lama dan di mana mesin baru bisa ditingkatkan," tutur Morbidelli."

Namun, pria 25 tahun tersebut menambahkan secara personal, ini tidak menguntungkannya sebagai pembalap. Sebab pabrikan bakal fokus ke pengembangan mesin baru.

"Bagi pabrikan, mereka bisa terus melakukan pengembangan, sedangkan saya tidak tahu apa lagi yang bisa ditingkatkan atau dibutuhkan dari motor spek lama," kata Morbidelli.

"Namun untuk Yamaha situasi saat ini menarik, empat motor kuat dan empat pembalap hebat; tiga motor baru dan satu spek lama yang juga bisa melaju cepat. Dari segi data, ini sangat berguna bagi tim."