Viral Aksi Konvoi Gangster di Serpong, Polisi Ringkus Satu Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Aksi sweeping kelompok diduga gangster di kawasan Serpong Paradise, Tangerang Selatan, pada tengah malam menjadi viral. Dalam video tersebut, terlihat kelompok gangster yang membawa berbagai jenis senjata tajam, berjalan kaki dan bersepeda motor mengarah ke kawasan Serpong Paradise.

Belum diketahui motif dan adanya aksi sweeping kelompok gengster tersebut. Namun, polisi mengaku kalau kejadian sweeping kelompok remaja itu terjadi sebulan lalu.

"Saya sampaikan bahwa video-video yang beredar, khususnya yang beredar di Paradise Serpong, itu kan sudah ke belakang, satu bulan yang lalu," kata Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Kamis (6/10).

Jajarannya, kata Kapolres juga mengamankan satu orang remaja, diduga yang membawa senjata tajam dalam video itu.

"Kita sudah mengamankan salah satu yang membawa sajam itu," lanjutnya.

Degan maraknya aksi gengster tersebut, Kapolres telah meminta seluruh jajaran di tingkat Polres dan Polsek-polsek meningkatkan kewaspadaan dengan merutinkan kegiatan patroli malam. Terutama, pada wilayah-wilayah perbatasa Tangsel, dengan kota kabupaten lain.

"Saya kira terkait beredarnya gangster berkeliaran dari awal kita sudah lakukan antisipasi, bahkan Polres ini sekarang sudah melakukan patroli perbatasan dengan Depok, Bogor, dan wilayah lain. Dan kita melaksanakan patroli dengan sistem zona polsek yang bersinggungan karena kita juga mengurangi adanya kesempatan mobilisasi orang yang punya kepentingan ke Tangsel," jelasnya.

Kapolres juga telah menginstruksikan para Bhabinkamtibmas, untuk meningkatkan sosialisasi ke para remaja di lingkungan agar tidak terlibat tindak kekerasan dan merazia senjata tajam.

"Kedua kita sudah melalui Binmas untuk melakukan sosialisasi dengan RT untuk kita bersama-sama akan melaksanakan razia sajam, ini yang mana setelah kelompok ini kita profiling, kita akan bertanya apakah ada sajam atau tidak," tutur Sarly.

Termasuk mengidentifikasi situs online dan media sosial yang menjual berbagai senjata tajam. Selain juga patroli ke pengrajin senjata tajam modifikasi.

"Ketiga kita sudah melakukan patroli cyber, terkait dengan yang menjual online sajam. Ini lagi kita dalami semuanya dan sudah ada satu sajam yang sudah kita amankan. Kita nanti yang ada di wilayah Tangsel, selain patroli cyber kita juga akan hunting ke toko-toko dan bengkel yang membuat sajam ke wilayah Tangsel," jelasnya. [cob]