Viral Aksi Lucu Kucing Prediksi Final Piala AFF Indonesia vs Thailand

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia berhasil melanju ke final ajang paling bergengsi Asia Tenggara Piala AFF 2020. Keberhasilan tersebut didapat setelah duel sengit dari tuan rumah Singapura.

Dalam duel final, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Thailand di National Stadium, Singapura pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022.

Masuknya Indonesia ke final Piala AFF 2020 tentu memuncul prediksi dari berbagai pakar hingga masyarakat. Namun ada yang unik, seekor kucing pun ikut memprediksi final Piala AFF 2020.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @awreceh.id, menunjukkan bagaimana seekor kucing oren membuat prediksi pemenang dalam laga AFF 2020.

“Semoga prediksinya bener. Credit tiktok/Rgsaputra,” keterangan dalam unggahan tersebut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Seperti ini prediksi kucing oren

(@awreceh.id/instagram.com)
(@awreceh.id/instagram.com)

Dalam unggahan itu, tampak seseorang menyiapkan sebuah papan bertuliskan “Final, IDN (Indonesia) dan THA (Thailand). Uniknya, papan bertuliskan IDN menempatkan ikan, sementara sisi THA terdapat rambutan.

Papan tersebut kemudian diberikan pada kucing oren. Pertama-tama kucing itu mengendus rambutan, lalu berpaling ke sisi Indonesia yang berisi ikan.

Tentu kucing tersebut memilih ikan karena sudah jelas rambutan bukan makanan kesukaan kucing.

Respons warganet

Unggahan tersebut sontak menarik perhatian warganet. Banyak dari mereka menanggapi unggahan itu dengan komentar kesal dan lucu.

"Pengen banget Indonesia menang, Tapi konsep nya ga gini," tulis akun @anggacandraaa.

"Ngasih nya rambutan mana mau dia," sahut akun @bangpidan.

"Maksa banget, tapi aamiin," komentar akun @delia_firliana.

"Sejak kapan kucing herbivora," kata akun @suryasalimcokro.

Hingga kini unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 190 ribu suka dan menjadi perbincangan viral.

Perjalanan Timnas Indonesia menuju final laga AFF 2020 tidak mudah

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)
Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Perjalanan Timnas Indonesia menuju babak final Piala AFF 2020 tidak mudah. Setelah keluar sebagai juara grup B, pasukan Shin Tae-yong mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah Singapura.

Di leg pertama, tuan rumah sukses memaksa Timnas Indonesia bermain imbang 1-1. Sementara di leg kedua, Singapura juga memberi perlawanan yang tak kalah sengit sebelum akhirnya menyerah 2-4.

Dalam duel ini, Singapura harus bermain dengan 9 pemain sepanjang babak normal. Dua pemainnya, yakni Safuwan Baharaddin dan Ikshan Fandi diganjar kartu merah pada menit 45 dan 67. Namun Singapura justru mampu menahan Indonesia 2-2 dan memaksa perpanjangan waktu. Singapura bahkan bisa saja mengalahkan Indonesia bila penalti Faris Ramli tidak digagalkan Nadeo Argawinata.

Sebelumnya, gol timnas Indonesia diciptakan Ezra Walian (11') dan Pratam Arhan (87'). Sementara, gol timnas Singapura dilesakkan Song Ui-Young (45') dan Shahdan Sulaiman (74').

Di babak perpanjangan waktu, Indonesia akhirnya sukses menambah dua gol lagi, yakni lewat bunuh diri Shawal Anuar (91') dan Egy Maulana Vikri (105). Singapura semakin tidak berdaya setelah kiper Hassan Sunny kembali mendapat kartu merah menit 119 demi menggagalkan serangan Irfan Jaya.

Skor 4-2 bertahan hingga babak perpanjangan waktu berakhir. Kemenangan ini sekaligus mengantar Indonesia ke final dan akan bertemu Timnas Thailand yang sukses menyingkirkan timnas Vietnam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel