Viral Alphard AD 373 S, Walkot Gibran: Mobil Lama Itu, Sebelum Pencalonan

Merdeka.com - Merdeka.com - Mobil mewah Toyota Alphard AD 373 S milik Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, belakangan viral di jagat maya. Mobil warna hitam plat Solo tersebut digunakan Gibran dan keluarga saat salat Ied di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/5) lalu.

Ternyata mobil itu hadiah dari Gibran untuk anak sulungnya Jan Ethes Srinarendra. Nomor polisi (nopol) cantik itu jika dibaca memang berbunyi 'Etes', sesuai nama cucu pertama Presiden Joko Widodo itu.

"Lha ngopo (kenapa), viral? itu mobil lawas (lama). Mobil lama itu, wong setiap hari Ethes sekolah juga pakai mobil itu," ujar Gibran di rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Rabu (11/5).

Gibran mengaku jika mobil tersebut dibeli sudah cukup lama. Bahkan sejak sebelum mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo.

"Sebelum pencalonan wis duwe (sudah punya). Plat nomor dari dulu juga begitu, itu asli dari dulu," katanya.

Gibran pun meminta awak media mengecek kebenarannya, di Kantor Samsat Solo.

"Cek saja di Samsat, itu mobil sendiri, mobil pribadi," katanya.

Keberadaan mobil berplat cantik tersebut memang sempat mendapatkan banyak tanggapan dari warganet.

Dihubungi terpisah, Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Solo, Sri Winarno, mengemukakan, proses pendaftarannya nomor cantik tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2019.

"Bisa dilihat kok di aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (Sakpole). Pajak tahunannya jatuh pada bulan Desember 2022 mendatang," jelasnya.

Winarno juga mengatakan plat nomor cantik tersebut bisa diperpanjang setelah 5 tahun dengan biaya tertentu. Hal ini sudah sesuai dengan ketentuan dari Polri tentang biaya pembuatan nomor cantik. Tetapi dirinya enggan membeberkan berapa besar biayanya.

"Sudah ada ketentuan biayanya, tiga nomor berapa, dua nomor itu berapa selama lima tahun. Penggunaan nomor itu lima tahun ke depan dan bisa diperpanjang," katanya.

Dirinya juga mempertanyakan mengapa plat nomer mobil milik Gibran tersebut baru booming saat ini. Padahal sudah sejak 2019 proses pendaftarannya.

"Untuk alur pendaftaran dan pembuatan tetap sama seperti yang lain tidak ada perlakuan khusus," katanya.

Untuk pengajuannya, lanjut dia, alurnya datang terlebih dahulu ke Satlantas Polresta Surakarta. Setelah mendapatkan nomor yang diinginkan, baru nanti didaftarkan di Samsat. Setelah dicek apakah nomor cantik tersebut belum digunakan oleh orang lain.

"Pendaftaran lewat Satlantas di bagian BPKB, untuk dicek apakah nomor sudah digunakan orang lain atau belum. Jika belum, maka akan dibawa ke Samsat untuk didaftarkan pajaknya," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel