Viral Ayah Bertato Bawa Senjata Ancam Bunuh Anak, Polisi Datangi

Ezra Sihite, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Video viral diduga ayah menganiaya dan mengancam membunuh anak kandung dengan menggunakan kayu dan senjata tajam viral di media sosial. Polisi lalu bergerak mendatangi rumah korban di kawasan Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Namun sayangnya, setelah polisi dari Polsek Medan Barat di rumah korban, penghuni sedang tidak berada di rumah.

?“Polsek Medan Barat sudah ke TKP-nya jadi rumah itu rumah sewa jadi ngontrak mereka itu (tapi) orang dalam video tidak ada di tempat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi kepada wartawan di Medan, Sumut pada Kamis 8 April 2021.

Namun Hadi mengatakan mereka meminta keterangan tetangga rumah tersebut dan mereka tidak tahu kejadian tersebut.?

“Hanya saja ibu itu (tidak) tidak tahu kejaidan (viral) itu,” tutur Hadi.

Untuk insiden dugaan penganiayaan ?dan pengancaman tersebut, Hadi mengungkapkan pihak polisi juga belum ada menerima laporan itu.

“Jadi kita sudah kasih tahu ibu tadi (tetangga) kalau penghuninya sudah di rumah suruh ke Polsek. Kita akan bergerak cepat,” lanjutnya.

Sebelumnya video berdurasi sekitar 28 detik terlihat seorang bapak bertato melakukan penganiayaan anak kandungnya dan mengancam akan dibunuh. Video itu, di-posting oleh akun Instagram @sheyriela dan viral.

Berdasarkan penulusuran VIVA, Rabu 7 April 2021, atas nama akun @sheyriela meminta tolong kepada Kepolisian untuk mengamankan bapak di dalam video bertelanjang dada tersebut.

"Saya meminta tolong kepada siapa pun orang baik di luar sana. Untuk menyebarkan video ini. Kami cuma ingin pertolongan dan rasa aman tolong untuk @polrestabesmedan @poldasumaterautara. Tolong bantu kami pak, permudah kami untuk menyelesaikan kasus ini," dituliskan dalam caption.

?Didalam video itu, terlihat seorang ayah bertengkar dengan 2 anaknya menggunakan senjata tajam dan memukuli anak lelakinya. Sedang anak yang lain diduga merekam aksi kekerasan itu.

"Jangan pak," ujar pria muda di dalam video.

"Nanti Abang duluan, ku cucuk (tusuk) lah" ujar pria bertato yang tak mengenakan baju itu.

Selanjutnya pria yang mengenakan sweater itu mengatakan tidak masalah dirinya yang menjadi korban ayahnya.