Viral, Baju Otot Berbahan Silikon Laku Keras di E-Commerce China

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Beijing - 2020 adalah tahun yang sulit bagi para pengunjung gym, dan 2021 tidak akan menjadi tahun yang lebih baik dalam hal itu. Untungnya, sekarang Anda bisa mendapatkan tubuh berotot seperti yang selalu Anda impikan, tanpa menggerakkan satu otot pun, berkat silikon yang cukup realistis ini.

Berkat bodysuit berbahan silikon seperti yang dibuat oleh perusahaan China Smitizen, Anda sekarang dapat terlihat punya otot bagus bahkan tanpa harus beranjak dari sofa.

Lengkap dengan otot yang tampak realistis, urat menonjol, dan posisi anatomis yang tepat, bodysuit berotot ini menciptakan ilusi tubuh bagian atas yang kencang, terutama saat dikenakan di bawah kemeja ketat.

Beberapa bahkan datang dengan rambut tubuh palsu. Rupanya, setelan tubuh ultra-realistis ini menjadi semakin populer di platform e-commerce China seperti Taobao dan Aliexpress, lapor Odditycentral.

Body suit berotot seperti itu telah tersedia untuk konsumen setidaknya selama dua tahun, tetapi tidak dapat disangkal bahwa kualitasnya menjadi jauh lebih baik belakangan ini, dengan beberapa produk yang ditawarkan hampir tidak dapat dibedakan dari aslinya (setidaknya di foto) ).

Sampai beberapa waktu yang lalu, jenis setelan tubuh ini digunakan dalam film dan drama TV, untuk membuat para aktor terlihat lebih bugar daripada yang sebenarnya.

Penjual di Taobao dilaporkan menjual setelan tubuh berotot 790 yuan - 3980 yuan (Rp 1,7 juta - Rp 8.8 juta), tergantung pada ukuran dan kualitas.

Beberapa setelan hanya menutupi batang tubuh, membiarkan lengan terbuka, yang lain menutupi seluruh tubuh bagian atas, sedangkan yang paling canggih menutupi seluruh tubuh, membuat Anda terlihat seperti seorang fanatik gym.

Anda mungkin berpikir setelan tubuh ini aneh, tetapi mereka jelas lebih baik daripada bentuk kecurangan lainnya, seperti menyuntikkan minyak ke otot Anda untuk membuat diri Anda terlihat kekar.

Sri Lanka Protes Situs Amazon Jual Bikini dan Keset Kaki Pakai Motif Benderanya

(Doc:Laura Muriel)
(Doc:Laura Muriel)

Jika di China ramai soal baju berbentuk otot, maka beda halnya dengan Sri Lanka.

Situs Amazon pernah diminta Sri Lanka telah untuk menurunkan iklan penjualan bikini, celana dalam serta keset yang menampilkan bendera negara tersebut pada Maret 2021.

Dikutip dari Japan Today, Selasa (16/3), Sri Lanka menolak segala bentuk penyalahgunaan bendera nasionalnya, serta simbol-simbol Buddha.

Seri Lanka mengatakan, pihaknya telah mengajukan protes resmi kepada pengecer daring tersebut dan meminta pihak berwenang China untuk memastikan pengakhiran pembuatan dan penjualan produk yang serupa.

"Perusahaan yang memasarkan produk di Amazon diminta melalui surat dari kedutaan untuk segera menghentikan penjualan keset dan produk semacam itu, menyalahgunakan bendera Sri Lanka," kata kedutaan Sri Lanka di China dalam sebuah pernyataan.

Kedutaan Besar Sri Lanka di Washington, Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa pihaknya telah menangani masalah tersebut dan telah mengeluh kepada pemerintah AS atas apa yang disebutnya sebagai "pelanggaran hak kekayaan intelektual" dari Sri Lanka.

Walau begitu, dua hari setelah intervensi Sri Lanka terhadap produk-produk tersebut, puluhan pengecer masih menjual barang bertema bendera Sri Lanka.

Reporter: Lianna Leticia

Saksikan Video Berikut Ini: