Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Bak Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Baru-baru ini masyarakat Makassar dibuat geger dengan penempuan buaya di pinggir sungai Tello, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Penemuan buaya muara berukuran 1,5 meter ini terjadi pada Rabu (11/11/2020).

Buaya muara ini bikin heboh warga sekitar dikarenakan ada seorang warga yang mengaku jika buaya tersebut merupakan kembaran dari cucunya. Ya, warga tersebut mengaku buaya itu cucunya bernama Sattu yang meninggal di usia tiga tahun.

Tentu pengakuan tersebut membuat masyarakat sekitar menjadi kaget. Buaya tersebut akhirnya dievakuasi ke daratan dan dibawa ke rumah warga bernama Muliadi. Uniknya, buaya tersebut dikafani dan diperlakukan layaknya manusia yang meninggal.

Kejadian heboh di Makassar ini viral dan menjadi sorotan publik. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, viral kejadian buaya mati dikafani dan diperlakukan layaknya manusia, Sabtu (14/11/2020).

Buaya muncul di sungai pada Selasa (10/11/2020).

Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)
Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)

Kejadian buaya mati di Kelurahan Tello, Makassar cukup membuat heboh masyarakat sekitar. Bahkan sebelum ditemukan mati, buaya tersebut muncul pada Selasa (10/11/2020). Melalui keterangan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Tello Baru, Bripka Muhammad Kazim, buaya itu membuat anjing penjaga empangnya terus menyalak hingga akhirnya beberapa warga coba menghalau buaya yang mulutnya terus menganga.

Halauan masyarakat sekitar tersebut membuat buaya ergeser ke pinggiran sungai sebelah dan hingga Rabu pagi (11/11). Buata tersebut tetap berada di tempat yang sama hingga menarik perhatian warga. Dampaknya, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan menjadi macet.

Ada masyarakat yang mengakui buaya tersebut kembaran cucunya

Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)
Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)

Kehadiran buaya di sungai Tello membuat masyarakat sekitar berkerumun. Buaya muara akhirnya berhasil diamankan dengan cara diikat dengan tali dan dievakuasi ke rumah Muliadi, warga Jalan Paccinang Raya.

Kehebohan semakin menjadi-jadi ketika ada warga yang mengakui jika buaya tersebut adalah kembaran dari cucunya bernama Sattu. Saudara kembar Sattu tersebut meninggal 3 tahun yang lalu. Ketika buaya sampai di rumah, ikatan langsung dilepas dan ditidurkan di atas kasur. Warga pun terlihat mengerubuti dan memberi tetabuan gendang (bagian dari ritual) dan buaya tampak tidak memberikan reaksi.

Buaya sudah mati dan dikafani layaknya manusia

Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)
Viral Buaya Mati Dikafani dan Diperlakukan Seperti Manusia, Diyakini Kembaran Cucunya (sumber: Merdeka.com)

Melalui informasi dari Firman, anak dari Muladi yang ditemui di antara kerabatnya memberikan informasi bahwa buaya tak bereaksi lagi lantaran sudah mati. Buaya muara tersebut kemudian ditutupi kain kafan layaknya manusia yang tutup usia.

"Nanti sore rencananya akan dikuburkan. Tapi ini juga belum ada kesepakatan keluarga, apakah dikuburkan atau dikembalikan ke sungai untuk dilarung," kata Firman seperti Liputan6.com kutip dari Merdeka.com, Jumat (13/11/2020).

Video viral penemuan buaya di sungai Tello

Komentar netizen

Banyak yang terkejut dengan penemuan buaya di sungai Tello, Makassar. Tak cuma keberadaan buaya yang mengagetkan, pengakuan warga bahwa buaya tersebut kembaran cucunya yang sudah meninggal 3 tahun lalu juga semakin membuat heboh masyarakat setempat. Berikut dirangkum komentar netizen terkait viralnya buaya yang ditemukan di sungai Tello.

"Kalo ada ikan hiu terdampar di tello dibilang ikan hiu jadi jadian," komentar akun Instagram @daeng_senijadi.

"Hanya di Makassar ji buaya merasa di hargai," komentar akun Instagram @akmal_th.

"Dan 2020 masih di percaya sebagai saudara kembaran manusia," komentar akun Instagram @gandigazali.