Viral, Diduga Oknum Ojol Gondol Puluhan Paket yang Dibawa Kurir

·Bacaan 1 menit

VIVAViral di media sosial video pencurian dilakukan oleh seseorang yang memakai jaket ojek online. Detik-detik pencurian pun terekam kamera Closed Circuit Television yang videonya lantas viral di Instagram.

Adalah akun Instagram @merekamjakarta yang mempostingnya. Video itu sendiri telah ditonton lebih dari dua ribu kali. Kejadian ini disebut terjadi Rabu 25 Agustus 2021 siang. Lokasinya dikatakan berada di depan Gedung Graha Surveyor Indonesia, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"PENCURI BERATRIBUT OJEK ONLINE BAWA KABUR PAKET KURIR EKSPEDISI WAHANA DI SETIABUDI JAKSEL," demikian bunyi postingan akun tersebut seperti dikutip, Jumat 27 Agustus 2021.

Awalnya, korban meninggalkan paket yang dibawanya di motor guna mengantar salah satu paket di sana. Kemudian, datang seorang pengendara roda dua memakai jaket berkelir hitam. Pengendara tersebut lantas memarkirkan sepeda motornya di samping kendaraan korban.

Pemotor ini lalu mengganti bagian jaketnya yang berwarna hitam dengan bagian sebaliknya yang bergambar jaket ojol kemudian mengambil paket lain milik kurir ini.

Terkait hal ini, Kapolsek Metro Setiabudi, Komisaris Polisi Beddy Suwendi, mengatakan pihaknya sudah menyelidiki lokasi kejadian. Berdasar penyelidikan awal nomor polisi roda dua pelaku adalah palsu.

"Pelat nomor kendaraan yang diduga pelaku namun palsu itu tidak sesuai dengan kendaraannya," ucap Beddy saat dikonfirmasi, Jumat 27 Agustus 2021.

Sampai sekarang, korban belum membuat laporan polisi soal dugaan pencurian itu. Kata Beddy, korban masih mendata barang apa saja yang dicuri pelaku dari paket tersebut. Berdasar keterangan korban, ada 22 paket yang dicuri pelaku.

"Korban sedang mendata kerugiannya karena dia kan tidak tahu tuh item-nya apa aja, kan harus rinci. Kami tetap lakukan penyelidikan mulai sisir lagi di awal di lokasi ya," katanya lagi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel