Viral Dijemput Mobil Pikap, Atlet NTT Peraih Emas PON XX Kebanjiran Hadiah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Atlet muaythai asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Susanti Ndapataka sempat viral di media sosial pekan ini. Pasalnya Susanti dijemput hanya dengan menggunakan mobil pikap usai mempersembahkan medali emas Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.

Susanti kembali ke Kupang usai berjuang di PON 2021 Papua pada Rabu 6 Oktober 2021. Setelah mendarat di Bandara El Tari, Susanti tak mendapat penyambutan meriah. Malahan dia dijemput dengan naik mobil pikap.

Setelah kejadian viral tersebut, Susanti justru mendapat durian runtuh. Sejumlah pihak terpanggil memberikan hadiah dalam berbagai macam bentuk kepada atlet kelahiran 11 Agustus 1998 itu.

Salah satunya adalah pengusaha asal NTT yang kini berdomisili di Jakarta, Yohanes Vian Feoh. Dirinya memberikan bantuan berupa bahan bangunan untuk merenovasi rumah Susanti.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Yohanes secara simbolis kepada Susanti dan keluarganya, Jumat 8 Oktober 2021. Yohanes mengatakan bantuan itu diberikan karena merasa terpanggil untuk melayani sesama masyarakat NTT.

"Saya hanya membantu sesuai kemampuan saya, tapi masih banyak orang di luar sana yang ingin membantu agar kondisi miris seolah tidak ada perhatian atas masalah yang dialami Susanti," kata Yohanes.

Renovasi

Viral Dijemput Mobil Pikap, Atlet NTT Peraih Emas PON XX Kebanjiran Bonus
Viral Dijemput Mobil Pikap, Atlet NTT Peraih Emas PON XX Kebanjiran Bonus

Selain memberikan bantuan material untuk renovasi rumah, pria yang karib disapa Vian itu pun memberikan bantuan tambahan. Yakni penggantian uang tiket yang digunakan pelatih selama mengikuti pertandingan di Papua.

"Saya akan mengganti uang tiket, ala kadarnya karena atlet yang berusaha dan mengeluarkan uang pribadi adalah upaya kepedulian terhadap olahraga NTT," ungkapnya.

Tak hanya itu, pengusaha tersebut juga akan memperjuangkan sarana latihan bagi atlet NTT. Dia menyadari jika kesuksesan para atlet tidak lepas dari peran pelatih dan sarana latihan.

"Kita dorong, kita akan berusaha mencari dukungan agar sasana atau camp latihan mereka bisa diperbaiki demi melahirkan atlet tangguh lainnya," tutur Vian.

Bersyukur

Sementara, Susanti yang meraih medali emas muaythai kelas 60 Kg putri PON XX Papua itu mengakui sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepadanya.

"Terima kasih kepada semua yang dengan niat tulus membantu saya dengan mendonasikan bantuannya. Saya dan keluarga tidak bisa membalasnya tapi kami selalu mendoakan bapak/ibu untuk terus mendapatkan yang terbaik," pungkas Susanti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel