Viral Emak-Emak Tunjukkan Koleksi Emasnya, Tak Mau Disebut Pamer oleh Netizen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang memiliki hobi untuk mengoleksi barang-barang yang mereka sukai. Tak terkecuali wanita yang kebanyakan punya hobi untuk mengoleksi makeup, tas, sepatu hingga perhiasan.

Terbukti dari emak-emak satu ini yang memperlihatkan hobinya mengoleksi perhiasan lewat akun TikTok pribadinya. Video tersebut bahkan sampai viral dan sudah ditonton hampir 6 juta views.

Dalam video yang ia bagikan, wanita berhijab ini memperlihatkan koleksi perhiasan emasnya yang bertumpuk-tumpuk. Tampak jelas perhiasannya menghiasi lengan, jemari, hingga lehernya.

Meski memperlihatkan emas di sleuruh badannya dan menyebut jika semua emasnya adalah asli, ia tak bermaksud untuk pamer atau riya. Sontak video yang dounggah di TikTok @raeshamas itu pun kemudian dibanjiri berabagai komentar netizen. Ada yang ragu dengan keasliannya, ada pula yang merasa terhibur dengan aksi emak-emak ini.

Tak Bermaksud Pamer Emas

Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)
Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)

Dilansir oleh Liputan6.com dari akun TikTok @raeshamas, Kamis (3/5/2021) emak-emak yang diketahui bernama Raesha Mas itu mengatakan jika hanya ingin memperlihatkan koleksinya karena memang punya hobi mengumpulkan perhiasan emas.

"Maaf ya tdk bermaksud mw sombong, tp ini lh hobby ku. Kl kalian gk suka skip skip skip ajak ya.." tulis Raesha di caption videonya yang diunggah pada Rabu (2/6/2021).

Ditelusuri dari akun TikToknya, wanita berhijab ini memang kerap memakai emas miliknyahampir di seluruh badannya. Banyak yang menometnari soal emasnya, Raesha mengaku terpaksa menjelaskan perhiasan yang menempel di lengan, jemari, hingga lehernya adalah emas murni.

Sebut Semua Emasnya Asli

Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)
Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)

Lantaran banyak yang meragukan emasnya asli atau tidak oleh netizen. Maka dari itu menurutnya perlu untuk membuat video tersebut.

"Serius pada banyak yang gak tahu ya kalau yang aku pakai ini apa. Yang aku pakai ini emas ya bunda-bunda cantik. Emas 24 karat," katanya sambil mengangkat sebuah kalung emas berukuran besar seperti yang menggantung di lehernya.

Raesha kemudian membuat perbandingan antara perhiasan emasnya dengan logam mulia yang kemurniannya dijamin 99,9 persen.

"Ini aku kasih perbandingan sama logam mulia 99,9. Sama kan, bukan imitasi," imbuhnya lagi.

Repsons Netizen yang Tetap Ragu

Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)
Emak-emak pamer emas yang ia pakai di sekujur tubuh, tak mau disebut riya. (Sumber: TikTok/@raeshamas)

Meski sudah menyebut jika emasnya asli danhal itu adalah hobinya, rupanya masih ada yang mengomentari bahkan menghujatnya karena bersikap riya. Bahkan ada yang berikan komenar jika aksinya memamerkan kekayaannya di media sosial, Raesha memicu kecemburuan sosial.

Tidak sedikit juga yang tetap meragukan koleksi perhiasan Raesha adalah cuma sepuhan emas. Hal itu karena suara emas yang ia pegang seperti bukan emas asli.

"warna bisa di sepuh, emas yg asli itu swaranya tidak krenceng2, yg asli kletuk2 sperti swara logam timah yg berbenturan, itu asli." tulis komentar kingkong petan.

"gpp bun bgus hati2 bun kita gak sirik sm bunda nanti takutnya yg lihat ad yg hoby merampok" saut Enok Yitno Zid.

"Emas 24k kok bunyinya klontang-klontang. Emas itu bunyinya seperti batu kalau 24k, bukn seperti besi atau seng." timpal 3muggle.

"klo mas murni ga ada bunyi" imbuh Mistiani Azha.

"the real toko emas berjalan" komentar Pacar Simpanan.

@raeshamas

Maaf ya tdk bermaksud mw sombong tp ini lh hobby ku 🥰🥰.kl kalian gk suka skip skip skip ajak ya tiktok ku

♬ original sound - Raesha Mas - Raesha Mas
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel