Viral Gua di Sumatera Utara Penuh dengan Emas, Ini Fakta-Faktanya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Gua adalah salah satu fenomena alam yang memiliki daya tarik tersendiri. Gua merupakan suatu lubang yang dapat ditemukan di tanah, di batuan atau di gunung yang terbentuk secara alamiah. Lubang secara alamiah ini biasanya memiliki penampakkan yang besar dan dalam.

Tak heran jika banyak penjelajah yang ingin menelusuri gua-gua yang terkenal. Telah banyak gua-gua yang ditemukan oleh manusia, tak terkecuali di Indonesia. Bahkan gua di Indonesia banyak yang menjadi destinasi wisata. Saat menjelajahi gua, seorang wisatawan pun akan menemui berbagai hal menarik.

Seperti gua yang baru-baru ini viral di media sosial. Sebuah gua yang terletak di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini tengah jadi perbincangan publik. Pasalnya, diketahui terdapat banyak emas di dalam gua tersebut.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @jejezhuangofficial, tampak beberapa orang mengunjungi gua yang bernama Goa Tao 8 Putri. Lalu saat masuk ke dalam gua, mereka pun menunjukkan serpihan emas di dinding gua. Berikut fakta-fakta mengenai gua berisi emas di Sumatera Utara, dilansir Liputan6.com dari TikTok @jejezhuangofficial, Senin (6/9/2021).

Serpihan Emas di Dinding Gua

Goa Tao 8 Putri berada di kawasan wisata air panas Danau Linting, Deli Serdang, Sumatera Utara. Di lokasi tersebut memang masih belum banyak terekspos secara luas, sehingga keberadaannya masih cukup alami. Namun seorang pengguna TikTok @jejezhuangofficial mengunjungi tempat tersebut.

Saat berkunjung ke sana, ia pun mengungkapkan jika banyak emas di dalam gua tersebut. Ketika masuk, Jejezhuang mengatakan jika melihat dugaan emas di dinding gua berwarna putih tersebut. Perekam turut berpesan agar masyarakat luas tidak mengambil emas-emas tersebut karena harus dilindungi keberadaannya.

"Di dalam goa ini terdapat banyak emas, tetapi tidak untuk diambil ya guys, konon katanya tempat ini masih sangat sakral," tulisnya seperti dikutip oleh Liputan6.com dari TikTok @jejezhuangofficial, Senin (6/9/2021)

Dalam video itu, ia juga menunjukkan kilauan emas yang ada di dinding gua. Selain itu, ia juga menyebutkan jika penampakan gua dari depan mirip dengan wajah manusia.

"Goa nya bentuk wajah manusia," tulisnya.

@jejezhuangofficial

ada cerita lebih? silahkan berbagi di komentar aku jga penasaran soalny kwkwk #fyp #sumutindah

♬ Horror atmosphere piano & SE. - Kohrogi

Bukan Emas

Viral Gua di Sumatera Utara Penuh dengan Emas, Ini Fakta-Faktanya (TikTok/@jejezhuangofficial)
Viral Gua di Sumatera Utara Penuh dengan Emas, Ini Fakta-Faktanya (TikTok/@jejezhuangofficial)

Dilansir Liputan6.com dari Merdeka.com, Senin (6/9/2021) Camat Sinembah Tanjung Muda Hulu, Budiman, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa lokasi itu berada di wilayahnya dan sempat viral media sosial. Akan tetapi, ia membantah jika gua tersebut berisikan dinding atau bongkahan emas.

Menurut Budiman jika di lokasi tersebut terdapat kandungan emas, masyarakat setempat sudah sejak lama mengetahui hal tersebut. Namun sampai sekarang warga di sana malah tidak heboh.

Selain itu, jika benar berisikan emas, pemerintah setempat sudah lebih dahulu melakukan tindakan atau penelitian lanjutan. Nyatanya, sampai hari ini tidak ada.

Kandungan Mineral Biasa

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Geologi Indonesia di Sumut (IAGI), Gustam Lubis mengatakan jika kandungan mengkilau di lokasi merupakan rupanya bagian dari mineral pirit dan bukan emas.

Gustam mengungkapkan, secara samar mineral tersebut berwarna kekuningan cerah menyala (terlebih saat terkena sinar). Dirinya menegaskan jika mineral pirit merupakan mineral biasa dengan rumus kimia FeS2. Dapat dipastikan bahwa pirit bukan bagian dari emas

Ia menambahkan, mineral pirit terbentuk atas reaksi kimia yang terjadi atas dua kandungan utama di gua tersebut yakni belerang dan unsur besi yang tersimpan di dinding.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel