Viral, Jenderal Andika Makan Bareng Kuli Bangunan Sandi Rihata

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pada suatu pagi, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika melakukan olahraga rutin di lingkungan Mabes TNI Angkatan Darat. Ketika tengah berolahraga, jenderal bintang empat itu tiba-tiba menghentikan gowesan sepedanya di depan para pekerja bangunan yang tengah bekerja di sekitar Gedung Mabes AD, Jakarta Pusat.

Jenderal Andika tiba-tiba menghampiri seseorang yang belakangan diketahui bernama Sandi Rihata. Pria berusia 26 tahun itu tiba-tiba menjadi sorotan orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Darat itu.

"Siapa nama kamu, usianya berapa?" tanya Jenderal Andika menghampiri Sandi yang ketika itu tengah mengaduk semen, dikutip VIVA Militer dari akun instagram resmi TNI AD, Minggu, 25 Oktober 2020.

"Sandi pak, usia saya 26 tahun," dengan nada polos sambil terus melanjutkan pekerjaannya meski di hadapannya ada seorang jenderal bintang empat.

"Saya bangga sama kamu. Kamu hebat sekali, besok saya ke sini lagi deh," ucap Jenderal Andika dengan penuh ramah.

Keesokan harinya, Jenderal Andika pun tetap melanjutkan kegiatan rutinitasnya di pagi hari, yaitu berolahraga. Di situ pun Jenderal Andika kembali bertemu dan menyapa Sandi.

"Selamat pagi Sandi. apa kabar, sudah sarapan belum?" tanya Kasad.

Sandi pun menjawab dengan sangat rendah hati.

"Sudah pak. Tadi sudah ngopi dan sarapan gorengan," jawab Sandi.

"Sarapan gorengan? Yaudah, nanti siang kita makan bareng saya ya," kata Jenderal Andika dengan santun.

Dengan raut wajah tidak percaya dan malu, Sandi langsung mengiyakan ajakan Kasad tersebut untuk menemani beliau makan.

Tepat di waktu makan siang, Sandi didampingi salah satu Ajudan pribadi Kasad datang ke ruang kerja Kasad. Hanya dengan bersandal jepit, celana levis potongan yang sudah sobek, dan topi merah kusam karena sudah bercampur dengan warna semen, Sandi pun menemani Kasad makan siang bersama.

“Iya silahkan duduk mas Sandi, ini makan mie basonya spesial nih dengan ayam, ini untuk mas Sandi nih, oke ayo makan,” ujar Kasad.

Di tengah suasana makan siang bersama tersebut terjalin pembicaran santai di antara Kasad dan Sandi, perihal rasa makanannya dan kondisinya tubuhnya. Sandi pun menceritakan kepada Kasad bahwa dirinya sudah cacat sejak lahir.


“Kata orang tua saya, saat masih ngandung tuh kan sakit perutnya, terus dipijit-pijit sama dukun beranak, pas waktu umur 10 bulan saya lahir, nih badan tuh pada biru lemes, terus gak nangis katanya mati suri,” cerita Sandi.

Setelah usai makan, Kasad memberikan hadiah kepada sandi sebuah tas pinggang berukuran kecil, yang terdapat logo TNI AD sebagai kenang-kenangan darinya untuk menggantikan tas pinggang yang biasa dikenakan Sandi.

"Ini buat kamu. Ini baru nih, khusus buat kamu dari saya. Selamat kembali bekerja Sandi, saya bangga sama kamu," kata Jenderal Andika sesaat sebelum berpisah dengan Sandi.

Baca juga : Ternyata Ada Peran Jenderal TNI Andika Dalam Program Food Estate