Viral Karcis Masuk Mobil Pantai Bandulu Anyer Rp80.000, Polisi Telusuri Soal Pungli

Merdeka.com - Merdeka.com - Beredar sebuah gambar di jejaring media sosial yang menampilkan foto karcis masuk mobil di Pantai Bandulu, Anyer, Banten. Gambar itu memicu kontroversi lantaran mematok harga mencapai Rp80.000 untuk kendaraan roda empat atau mobil.

Dalam unggahan akun Instagram @pros.garut turut, menampilkan foto karcis masuk Pantai Bandulu Anyer, Rp80 ribu. Beserta keterangan yang memberitahu jika mahalnya tiket itu hanya bertepatan dengan momentum Lebaran.

"Kata Tukang Parkir, setahun sekali pak, ini baru mobilnya aja , belum jumlah orangnya dihitung juga .hadehhh (emoji ketawa)" tulis keterangan dalam potongan gambar tersebut,

Terkait unggahan tersebut, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga berjanji segera menelusuri kebenaran kabar tersebut. Agar jelas duduk persoalan sebenarnya.

"Kami cek ya," singkat Shinto kepada merdeka.com, Kamis (5/5).

Menurut Shinto, sampai saat ini Polisi belum menerima aduan maupun laporan terkait viralnya harga karcis masuk Pantai Bandulu.

"Sampai saat ini belum ada (aduan)," ucap dia.

Namun, Polisi berjanji menindaklanjuti dengan cepat guna mencegah terjadinya potensi penyimpangan. Seperti halnya, ketika adanya penarikan parkir liar di lokasi lain.

"Selasa lalu menjadi temuan di mercusuar, penarikan parkir oleh karang taruna. Sudah dilakukan komunikasi langsung polda banten dengan pihak desa, pengelola mercusuar dan karang taruna," katanya.

Menurutnya, penarikan biaya tarif masuk wisata termasuk tiket parkir harus memiliki dasar hukum yang jelas. Jika itu tidak ada bisa dikategorikan sebagai pungutan liar (pungli).

"Sepanjang tidak ada dasar atau payung hukum penarikan dana tersebut, maka diklasifikasikan sebagai pungli," ucapnya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel