Viral Karyawan Restoran Tambahkan Rambut Kemaluan ke Makanan, Picu Kemarahan Netizen

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang karyawan di sebuah restoran kari Jepang di kota Fukuoka telah menjadi viral di media sosial. Itu terjadi setelah ia tertangkap kamera mencabut rambut kemaluannya dan melemparkannya ke piring makanan. Ini tentu saja memicu kemarahan di kalangan netizen.

Menurut EBC, karyawan tersebut sedang makan di ruang staf selama insiden tersebut. Dia memasukkan tangannya ke dalam celananya dan mencabuti rambut dari selangkangannya sebelum melemparkannya ke dalam kari dan nasinya.

Makanannya sendiri

Ilustrasi makanan restoran. (dok. Sander Dalhuisen dari Pexels)
Ilustrasi makanan restoran. (dok. Sander Dalhuisen dari Pexels)

Dia kemudian menari tentang mengatakan, "Saya menambahkan bumbu."

Makanan yang dia bumbui adalah makanannya sendiri dan bukan makanan yang akan disajikan kepada pelanggan.

Orang yang merekam video tersebut mengunggahnya ke media sosial dan awalnya bermaksud untuk hanya dibagikan di antara teman-teman. Namun, video itu tiba-tiba diunggah ke Twitter sekitar bulan Mei dan dengan cepat menjadi viral yang memicu kemarahan di kalangan netizen.

Dilaporkan oleh karyawan lainnya

Ilustrasi restoran cepat saji. (dok. pexels.com/@davideibiza)
Ilustrasi restoran cepat saji. (dok. pexels.com/@davideibiza)

Segera setelah itu, karyawan dari cabang lain restoran melaporkan masalah tersebut ke kantor pusat sementara netizen berhasil menggali informasi pribadi tentang pria dalam video dalam upaya untuk mengeksposnya.

Permintaan maaf

Ilustrasi restoran. (dok Dmitry Zvolskiy/pexels.com)
Ilustrasi restoran. (dok Dmitry Zvolskiy/pexels.com)

Restoran tersebut telah mengeluarkan permintaan maaf dan menutup restoran pada hari yang sama untuk meningkatkan manajemen kebersihan dan berjanji untuk mendidik staf mereka.

Restoran juga mengatakan bahwa mereka memecat karyawan dalam video tersebut dan tidak akan mengesampingkan tindakan hukum atas kerusakan reputasi bisnis.

“Kami meminta maaf atas perilaku karyawan kami yang tidak higienis dan tidak pantas, yang menyebabkan pelanggan merasa tidak nyaman,” kata mereka.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel