Viral Kasatlantas Polrestabes Makassar Minta Maaf karena Sempat Berniat Razia Moge

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar Ajun Komisaris Besar Zulanda menjadi perhatian seusai video permintaan maafnya terhadap komunitas motor gede viral di media sosial. Sebelum video itu viral, Zulanda mengaku akan melakukan razia menyeluruh terhadap pengguna moge.

Zulanda membenarkan video tersebut dibuatnya untuk menyikapi terkait pernyataan sebelumnya akan merazia moge saat jumpa pers di Halaman Mapolrestabes Makassar, Minggu (18/9) lalu. Saat itu, kata Zulanda, dia mengeluarkan pernyataan akan melakukan razia karena tidak melakukan kroscek terlebih dahulu apakah kendaraan moge yang ada sudah teregistrasi atau belum di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel maupun Samsat.

"Saat pernyataan akan merazia moge, ketidaktahuan kami dan tidak melaksanakan kroscek terlebih dahulu ke Ditlantas atau pun ke Samsat apakah kendaraan moge yang ada hari ini sudah teregistrasi atau belum," tuturnya.

Alasan Tidak Update

Ia mengaku selama dua tahun berdinas di Satlantas, dirinya tidak mengetahui perkembangan terkait Elektronik Regiden Identification. Apalagi, Samsat tidak di bawah kesatuan Satlantas.

"Kami tidak mengetahui bahwa ada update-update daripada perkembangan ERI yaitu Elektronik Regiden Identification yang meregistrasi kendaraan seluruh Indonesia, sehingga tidak ada lagi kendaraan, termasuk moge, yang tidak terdaftar di Samsat," ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian tersebut.

Sempat Nyatakan Tidak Bisa Dibengkokkan

Sebelumya saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Zulanda memberikan waktu kepada pemilik moge untuk mendaftarkan kendaraannya. Ia memberikan waktu satu minggu kepada pemilik moge untuk mengurus surat izin.

"Bagi kendaraan besar atau moge yang belum terdaftar di Samsat saya beri waktu 7x24 jam untuk mendaftarkan diri," kata dia.

Selain itu, Zulanda mengaku akan melakukan razia surat-surat, khususnya kepada moge. Bahkan, ia menegaskan akan tegak lurus memberikan sanksi bagi pengendara moge yang tidak dilengkapi surat-surat.

"Moge yang tidak memiliki surat-surat saya akan tindak tegak lurus, saya pastikan siapa pun itu yang menelepon saya atau menghubungi rekan-rekan sudah tahu siapa saya di sini selagi saya lurus tidak akan bisa dibengkokkan," ucapnya. [yan]