Viral Kisah Suami Istri Meninggal Dunia di Waktu Hampir Bersamaan

Fikri Halim, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah kisah nyata pasangan suami istri meninggal dalam waktu hampir bersamaan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Yang meninggal pertama ialah sang istri, Ummi Munawaroh. Dua jam kemudian, sang suami, Fatkhan Sibyan, juga meninggal saat mengaji di dekat jasad istrinya. Kisah itu pun viral di media sosial.

Kisah cinta sejati itu diunggah akun Instagram @berita_bojonegoro2 pada Jumat, 5 Februari 2021. Sebuah video rombongan warga yang tengah membawa keranda yang berisi jenasah pasutri tersebut turut diunggah dalam utas tersebut.

"Sebuah kisah cinta sejati," tulis akun di video tersebut.

Hingga Sabtu, 6 Februari 2021, video tersebut telah ditonton 33.169 kali. Lebih dari 300 pengguna Instagram berkomentar. Komentar netizen kebanyakan bernada haru.

"Innalillah wa innaa ilaihi rojiun. Subhanallah... Definisi cinta sehidup semati," tulis akun @anelosupply di kolom komentar.

Dijelaskan dalam unggahan, pasangan Ummi-Fatkhan berumah tinggal di Jalan Letda Mustajab Sukorejo, Bojonegoro Kota. Oleh warga di sana, pasutri itu dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Di antaranya memiliki toko alat jahit Al-Ihsan di Jalan Gajah Mada kota setempat. "Tidak memiliki seorang anak," tulis akun @berita_bojonegoro2.

Semasa hidup, dijelaskan, kedua almarhum dikenal rajin beribadah dan dermawan. Keduanya biasa berangkat bersama ke Musala dekat rumah untuk salat berjemaah. Keluarga tajir di daerah setempat itu juga membangun banyak masjid untuk diwakafkan ke masyarakat dan membantu pembangunan sejumlah pondok pesantren.

Keduanya mengembuskan napas terakhir pada Jumat dini hari kemarin di usia 60-an tahun. Ummi meninggal sekitar pukul 01.30 WIB. Saat jenazah Ummi disemayamkan sebelum disalatkan dan dikubur, Fatkhan mengaji di dekat jenazah istrinya itu. Dua jam kemudian, Fatkhan dikabarkan terkena serangan jantung. Saat itu pula ia mengembuskan napas terakhir.

Tetangga almarhum, Hasan Bisri, membenarkan kisah yang diunggah akun tersebut itu. Ia juga mengamini bahwa pasutri tersebut memiliki banyak usaha dan dermawan.

"Saya tetangga jauh, kenal sejak beliau jadi bendahara PCNU Bojonegoro 1993-1998," katanya dikonfirmasi VIVA melalui pesan singkat.