Viral Masjid Ditutup saat PPKM, Pemuda Situbondo Nyatakan Perang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Video sekelompok pemuda Situbondo menyatakan perang atas kebijakan penutupan masjid saat PPKM viral di media sosial.

Pemuda itu keberatan atas surat edaran Sekda Situbondo tentang penutupan masjid saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Video pernyataan keberatan beredar di Facebook dan WhatsApp warganet Situbondo pada Sabtu (3/7). Kini video itu diunggah ulang oleh akun Instagram @cetull.22 dikutip VIVA, Selasa (6/7).

“Kami umat Islam Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyatakan menolak dan menentang surat Sekda Kabupaten Situbondo tertanggal 2 Juli 2021, khususnya angka 4 yang menyatakan penutupan masjid.

Apabila Sekda Kabupaten Situbondo tetap melakukan penutupan masjid kami nyatakan siap perang,” ujar pemuda yang memimpin pembacaan penolakan atas surat ederan Sekda Situbondo.

Dalam pembacaan penolakannya itu, pemuda berpeci dan bersarung itu didampingi dua pria di sisi kanannya dan di sisi kirinya seorang pria dan wanita tanpa berjilbab.

Pembacaan penolakan ini disampaikan di depan halaman masjid pada malam hari. Saat pembacaan penolakan, tak semua teman-temannya mengikuti. Tapi ada yang tersenyum-tersenyum dan juga main handphone.

Diketahui belakangan bahwa yang membaca surat penolakan ini bernama Muhammad Khalil. Ia tokoh pemuda Situbondo yang berprofesi sebagai pengacara.

"Saya sebagai seorang muslim tersinggung oleh surat edaran Sekda Situbondo, poin penutupan tempat ibadah,” pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel