Viral Mobil Bantuan Gempa Cianjur Diadang Warga, Polisi Cek ke Lokasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Viral video di media sosial merekam pengemudi pembawa bantuan untuk korban gempa Cianjur diadang sejumlah warga. Mobil pembawa logistik itu hendak melintas di jalan menuju lokasi penyaluran bantuan.

Beberapa warga itu terekam dalam unggahan akun instagram @warungjurnalis. Warga terlihat mencegat mobil agar tidak melintas di jalan tersebut.

"Kita dijegat ya, orang orang minta bantuan diturunin di sini sementara kita mau ke ujung orang orang ini berhentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulans lokasi tidak jauh dari SMP Cigunang (Cugenang) Rancagoong. Hati-hati buat semua relawan," tulis caption dalam unggahan tersebut dikutip merdeka.com, Rabu (23/11).

Dalam video tersebut, terdengar suara perekam yang sempat memberikan penjelasan kepada warga yang mengadang. Namun, terlihat tidak diindahkan dan tetap diminta untuk putar balik, sehingga meminta sopir untuk mundur.

"Kita sudah janji ini masih ada yim dibelakang kang, ya maaf ya kang ji juga darurat kang. Mendingan kita mundur saja mundur tidak usah kasih bantuan mundur aja," ujar suara perekam video tersebut.

Polres Cianjur tengah turun langsung ke lokasi yang diduga menjadi aksi pencegatan mobil oleh warga di sekitar jalan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

"Sedang dicek ke lokasi," ujar Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan saat dihubungi.

Doni mengatakan untuk informasi kebenaran peristiwa tersebut. Pihaknya masih akan menunggu hasil dari tim yang sedang mengecek lokasi di lapangan.

Diketahui, jumlah korban jiwa akibat gempa di Kabupaten Cianjur bertambah menjadi 284 orang, di mana 122 di antaranya sudah berhasil teridentifikasi. Pencarian korban di reruntuhan sedang berlanjut di sejumlah lokasi.

Data tersebut didapatkan dari BPBD Jabar pada Rabu (23/11) pagi. Angka itu bertambah jika dibandingkan dengan data yang dirilis sehari sebelumnya, yakni 269 orang yang meninggal dunia.

Lalu, warga yang dinyatakan hilang mencapai 151 orang, korban luka mencapai 1.858 jiwa dan 58.362 jiwa yang mengungsi. Total rumah yang rusak sebanyak 28.07 unit. Dari jumlah itu, rumah yang rusak kategori ringan mencapai 8.634, kategori sedang 3.723 dan kategori berat 14.811.

Data tersebut terus diperbarui setiap hari dan direkap pada sore hari di posko darurat yang dipusatkan di Pendopo Cianjur.

Sementara itu, upaya pencarian 151 orang yang dinyatakan hilang dalam peristiwa gempa bumi terus berlanjut. Total ada 796 personel gabungan yang disebar di sejumlah wilayah yang terdampak.

[ray]