Viral Ormas Bentrok di Mapolres Bekasi Kota, Kapolres: Itu Pembubaran

·Bacaan 1 menit

VIVA – Polisi menampik adanya bentrokan antara organisasi masyarakat atau ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) dengan Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) di Mapolres Bekasi. Video bentrokan dua ormas itu viral di media sosial.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Aloysius Suprijadi menjelaskan video yang viral di medsos adalah peristiwa pembubaran ormas PBB yang dilakukan aparat. Ormas itu dibubarkan karena menggelar aksi di Markas Polres Metro Bekasi Kota.

Aloysius menyebut kejadian ini terjadi pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Itu video pembubaran bukan bentrok. Polisi bubarkan masa PBB. Itu kejadian jam satu pagi," kata Aloysius, kepada wartawan, Rabu 9 Juni 2021.

Aloysius mengaku pihaknya sempat memukul mundur massa ormas PBB. Hal itu karena mereka melawan saat hendak dibubarkan.

Dalam peristiwa itu, dua anggota ormas PBB sempat diamankan buntut diduga memprovokasi massa. Namun, keduanya kini telah dipulangkan.

"Massa enggak mau bubar ya kita dorong aja. Ada beberapa yang kita amankan tapi sekarang sudah dilepas lagi," kata dia.

Sebelumnya, dua ormas di Kota Bekasi terlibat bentrok, Rabu dinihari tadi. Peristiwa itu terjadi di wilayah Narogong, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Imbas bentrokan itu, dua orang anggota ormas alami luka-luka.

Bentrokan ini melibatkan massa dari ormas PBB dengan Gempa. Bentrokan itu dipicu karena salah seorang warga Narogong tak terima ditagih utang oleh anggota PBB.

Tak terima dan kesal, warga tersebut mengadu masalah tersebut ke Ormas Gempa. Keributan pun tak dapat dihindari dari kedua ormas tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel