Viral Pasukan Elite TNI AL Dipalak Preman di Bekasi, Begini Tanggapan Kasal Yudo

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekelompok preman terekam memalak kepada anggota pasukan elite TNI AL saat melintas di Desa Bunibakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kejadian itu terekam dalam video yang viral di media sosial dan mendapatkan banyak komentar dari netizen.

Dalam video tersebut, preman itu meminta uang Rp10 ribu kepada pengendara mobil yang melintas pada Jumat (16/9) kemarin. Namun, prajurit TNI AL menghampiri kawanan preman itu.

Sang prajurit dan temannya menolak memberikan uang. Para preman tersebut malah terlihat meminta maaf dan mencium tangan prajurit TNI AL tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, preman tersebut sudah melakukan permintaan maaf terhadap anggotanya.

"Tentunya sudah minta maaf ya sudah," kata Yudo kepada wartawan, Kamis (22/9).

Dia menyebut, permasalahan tersebut saat ini sudah terselesaikan karena sudah ada permintaan maaf.

"Premannya juga kan juga sudah selesai dimaafkan ya sudah selesai," ujar dia.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Babelan Iptu Witrionaldi mengatakan kelima preman tersebut sudah dibawa ke Polsek Babelan sehari setelah terjadi pemalakan.

"Setelah ada kasusnya, kami amankan lima pelaku," kata Witrionaldi, Senin (19/9).

Dia membenarkan di dalam mobil yang dipalak oleh sekelompok preman ada dua anggota pasukan elite TNI Angkatan Laut dari satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Namun demikian, dua anggota TNI tersebut memilih tidak membuat laporan meski seluruh preman yang melakukan pemalakan sudah diamankan polisi.

"Dua korban adalah anggota pasukan elite. Sesuai dengan kesepakatan dengan korban, kasusnya tidak dilanjutkan. Para pelaku juga telah melakukan permohonan maaf di media sosial," katanya. [ray]