Viral Pelayan Warteg di Depok Disiram Pelanggan yang Ogah Bayar Makan

·Bacaan 1 menit
Penjual melayani pembeli di warteg kawasan Jakarta, Rabu (27/1/2021). Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) menyatakan, sekitar 50 persen atau 20.000 unit warteg di Jabodetabek akan gulung tikar tahun ini disebabkan tidak mampu membayar atau memperpanjang sewa tempat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Depok - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pelayan warteg disiram pelanggannya viral di media sosial. Diketahui, aksi tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok.

Pemilik warteg, Ashadi mengatakan, aksi tersebut dilakukan seorang pria yang enggan membayar makan di warungnya. Kejadian tersebut tak hanya sekali terjadi. Pelaku selalu berkelit saat ditagih.

"Saat ditagih karyawan saya, pria itu selalu bilang entar, dan kejadian itu selalu terulang," ujar Ashadi, Rabu (27/1/2021).

Ashadi menjelaskan, apabila pria tersebut bilang meminta makan, maka akan dilayani tapi tidak boleh memilih lauk. Sebaliknya, jika beli, dia bebas memilih menu makanan.

Namun saat pegawai warteg menagih pembayaran makanan yang telah dibeli, pria tersebut justru membanting piring dan menyiram air.

"Dia bilang kuatir tidak membayar atau bagaimana, lalu pria itu ngamuk sama karyawan saya, sudah saya lerai namun pria itu menyiram air bekas minumannya ke muka karyawan saya," terang Ashadi.

Ashadi mengungkapkan, pelaku merupakan warga sekitar dan kerap memarkir kendaran tidak jauh dari tempat usahanya. Selama tiga tahun membuka warteg, pria tersebut kerap makan di warungnya dan sering ribut dengan pegawainya.

"Kejadian keributan itu bukan hanya sekali, namun sudah sering," terang Ashadi.

Belum Buat Laporan Kepolisian

Kesal dengan ulah pelaku yang terus berulang, Ashadi pun memviralkan aksinya tersebut. Dia mengaku belum membuat laporan kepolisian, namun polisi sudah mendatangi wartegnya untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.

"Saya tidak memberikan laporan, tadi ada polisi yang datang ke sini," ucap Ashadi.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Iptu Hendra menyatakan, belum ada laporan resmi terkait keributan di warteg yang viral tersebut.

"Kami cek belum ada laporan dari pemilik warteg, namun akan saya tanyakan kembali," tutup Hendra.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: