Viral Pengantar Mobil Jenazah Vs Truk Kontainer, Begini Jadinya!

·Bacaan 1 menit

VIVA – Video pengantar mobil jenazah berpapasan dengan truk kontainer viral di media sosial. Pasalnya, para pengantar ini merusak truk kontainer yang dianggap menghalangi jalannya.

Video viral ini diunggah oleh akun Instagram @sedulur_solo dikutip VIVA, Selasa (22/6).

Dalam video itu terekam di jalan sempit truk kontainer warna kuning berpapasan dengan iringan-iringan motor pengantar mobil jenazah.

Pengendara motor yang berada di depan langsung banting setir ke arah kiri menghindari truk kontainer sambil memukul kaca truk kontainer.

Lalu pengemudi truk menghentikan mobilnya. Sementara pengendara motor urutan kedua yang membawa bendera kuning langsung merapat ke pintu sopir truk. Ia pun naik ke pintu sopir.

Kemudian pengendara motor lainnya yang ada dalam iring-iringan ikut merangsek ke pintu sopir truk. Ada beberapa mencoba memukul sopir truk yang masih berada di dalam.

Sebagian pengendara motor juga ada yang mencoba menyerang dari pintu kanan truk dan ada juga yang mengetok kaca depan truk.

Terekam kamera pengendara motor makin banyak mendekati pintu sopir. Mereka menunjuk-menunjuk ke arah sopir yang masih ada di dalam truk.

Tiba-tiba di tengah keributan, seorang dengan membawa kayu dari belakang masuk ke depan menghajar kaca depan truk. Kaca pun hancur.

Lalu suasana mulai mereda setelah dilerai. Terlihat seorang pengendara motor yang mengkomandoi agar mobil jenazah yang terhenti di belakang maju lewat samping kanan truk kontainer.

Dalam keterangan lainnya dari akun Instagram @infojakarta disebutkan bahwa para pelaku perusak mobil kontainer ini sudah ditangkap polisi.

Diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (18/6) lalu.

Kini kasusnya sedang ditangani oleh kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Cilincing dan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel