Viral Penghina Nabi Muhammad, Ditunggu Klarifikasinya sambil Nangis

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tayangan video penghina Nabi Muhammad SAW viral di media sosial. Netizen menuntut klarifikasinya kepada penista agama ini.

Video dugaan penghinaan kepada Nabi Muhammad ini dilakukan oleh sekelompok anak muda pria dan wanita. Kejadian itu terjadi saat mereka sedang kumpul dan minum-minum alkohol.

"Beredar sebuah video cuplikan Instastory yang memperlihatkan sekumpulan muda-mudi tengah nongkrong meminum minuman beralkohol sambil diiringi lagu religi," tulis akun Instagram @ndorobeii dikutip VIVA pada Jumat (25/6).

Dalam video yang diunggah itu terlihat sejumlah pria dan wanita sedang duduk bersama di sebuah ruangan agak gelap. Di meja terlihat botol-botol munuman keras.

"Ayo doa-doa," terdengar suara pria. Mereka pun terekam mengangkat tangan layaknya orang berdoa.

Namun, ekspresi berdoanya sambil bercanda dengan menggoyang-goyangkan kedua tangannya. Bahkan ada yang tertawa ngakak.

Tiba-tiba muncul seorang wanita memamerkan dua gelas berisi air alkohol berteriak lantang," Hai, Nabi Muhammad juga mabuk." Lalu disambut tawa teman-temannya.

Unggahan video yang dianggap menghina nabi ini mendapatkan reaksi pedas dari netizen. Mereka menghujat para penista agama ini dengan komentar imbauan hingga ancaman.

"Baru minum kawa2 aja dah sok keras," komentar @gojek24jam.
"Ya allah jahat amat sih mereka," balas netizen @anisa_bahar_new.

Bahkan seorang artis dan politisi ternama Lucky Hakim ikut memberi komentar bernada ancaman yang cukup unik.

"Ayo segera bawa mampir ke rumah saya,, mumpung uler jumbo abis ganti kulit, pasti laper bngt...," tulis @luckyhakimofficial.

Sementara netizen lain menduga para penista agama ini berujung meminta maaf dan menangis. "Ditunggu klarifikasi nya sambil nangis-nangis ya," komentar @spamunqkas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel