Viral Perundungan Anak di Tangsel, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Merdeka.com - Merdeka.com - Kekesalan dan kemarahan masih terpancar di wajah Nuryanah (40), ibu dari MZA (16). Dia sangat emosi karena mengetahui putranya ditusuk dengan obeng dan lidahnya disundut rokok.

Video aksi perundungan terhadap MZA viral di media sosial. Sebagai orang tua, Nuryanah dan suaminya Dedi (48) langsung emosi melihat video itu.

"Sebagai orang tua kami marah campur kesal. Kalau ada saya di situ, enggak tahu anak-anak itu saya apain," kata Nuryanah, ibu korban MZA, ditemui Rabu (18/5).

Korban Tertutup

Ibu dua anak ini menjelaskan, MZA adalah anak pertamanya. Dia memastikan kalau remaja itu bukan anak berkebutuhan khusus.

Namun, dia mengakui daya pikir MZA terhadap pelajaran memang agak lemah. "Anaknya sih normal, memang kalau berpikir agak lama makanya sekarang umur 16 tahun tapi baru kelas 2 SMP," jelasnya.

Selain itu, Nuryanah mengungkapkan, MZA dikenal sebagai anak yang tertutup dan tidak pernah mengadukan apa yang dia alami kepada orang tua dan orang terdekat lainnya.

"Dia itu tertutup dari dulu, mau diapain sama teman-temannya juga diam. Kalau engga ditanya dia diam saja," jelas Nuryanah.

Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Dari peristiwa kekerasan yang dialami MZA, Nuryanah berharap para pelaku bisa segera diamankan polisi. Dia menginginkan pelaku dihukum berat.

"Jangan sampai ada kejadian seperti itu lagi. Yang membuat saya miris itu, anak saya teriak ampun-ampun. Itu yang buat saya miris. Harapan saya agar pelakunya dihukum berat, hati orang tua mana yang tega melihat anaknya dilukai orang," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, video seorang anak warga Kota Tangerang Selatan, menjadi korban perundungan dan kekerasan viral di media sosial. Aksi itu diduga dilakukan teman-temannya di dalam kamar.

Korban sudah membuat laporan polisi atas tindak kekerasan dan perundungan yang dialaminya. "Betul memang ada laporan," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sharly Sollu, dikonfirmasi Selasa (17/5) malam.

Lidah Korban Disundut Rokok

Berdasarkan rekaman video yang beredar, aksi perundungan dan kekerasan terhadap anak itu dilakukan di dalam kamar. Terlihat korban dikerubungi beberapa anak diduga melakukan perundungan dan kekerasan fisik.

Salah satunya, korban dipaksa menjulurkan lidah untuk digunakan pelaku mematikan api rokok. Dari rekaman video yang beredar, lidah korban tersebut beberapa kali disundut bara rokok yang menyala hingga rokok itu mati.

"Mana lidah lu, melet, melet," kata pelaku yang menyundut bara api di rokok yang menyala ke lidah yang dijulurkan korban.

Tak hanya mematikan api rokok menggunakan lidah korban, anak yang menjadi korban perundungan dan kekerasan itu juga terlihat beberapa kali menerima kekerasan fisik. Korban terlihat dipukul menggunakan besi obeng yang ditusukan para pelaku ke tubuh korban. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel