Viral Polisi Gendong Pasien Covid-19 ke RS di Riau, Lintasi Sungai dengan Perahu Motor

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aksi kemanusiaan seorang polisi di tengah situasi pandemi Covid-19 viral di media sosial. Anggota Bhabinkamtibmas di Polda Riau itu menggendong seorang warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19.

Kondisi kesehatan warga suspek Covid-19 yang terus menurun itu, membuat dia harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan foto dan video yang diterima Liputan6.com, Minggu (18/7/2021), terlihat seorang polisi memakai pakaian Alat Pelindung Diri (APD) putih lengkap saat melakukan tugas kemanusiaan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 16 Juli 2021.

Dari video yang disebarluaskan akun Tiktok @yurilestaritiktok, tertera lokasi kejadian berada di sebuah desa perairan Sungai Perak, Indragiri Hilir, Riau.

Pasien yang digendong tersebut dalam kondisi kesehatan yang menurun. Sementara hasil swab test Covid-19 yang dijalaninya belum keluar.

Situasi tersebut membuat Dedek, personel Bhabinkamtibmas yang bertugas di UPT Puskesmas Gajah Mada itu bergerak cepat dengan membawa warganya ke rumah sakit.

Naik Turun Perahu

Viral seorang polisi di Riau menggendong pasien suspek Covid-19 ke rumah sakit. (Istimewa)
Viral seorang polisi di Riau menggendong pasien suspek Covid-19 ke rumah sakit. (Istimewa)

Dedek lantas menggendongnya dan berjalan kaki menuju pelabuhan kecil untuk menaiki perahu kayu bermotor melintasi sungai.

Dedek terus menggendong si bapak hingga akhirnya tiba di rumah sakit kabupaten dengan didampingi seorang rekan yang juga mengenakan APD.

Infografis Waktu Tepat Tes Swab dan Mengulangi bila Hasilnya Negatif Covid-19

Infografis Waktu Tepat Tes Swab dan Mengulangi bila Hasilnya Negatif Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Waktu Tepat Tes Swab dan Mengulangi bila Hasilnya Negatif Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel