Viral Pria Beli Mobil Pakai Uang Koin, Butuh Waktu 3 Jam untuk Menghitungnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Demi memiliki barang yang diidam-idamkan, seseorang butuh waktu menyisihkan uangnya sedikit demi sedikit untuk membelinya

Asalkan ada niat dan konsisten dalam menabung, barang yang diimpikan pun akan segera terwujud. Biasanya dana yang ditabung dari uang receh yang dikumpulkan.

Keberhasilan menabung ini ikut dibuktikan oleh seorang pria di Zhoukou, Cina yang membeli satu unit mobil dengan uang koinnya yang telah ditabung dalam waktu yang lama.

Jarang ditemukan orang membeli kendaraan secara kas, tetapi hal ini tak berlaku bagi pria Tiongkok atas kemampuannya menabung.

Kesulitan staf dalam menghitungnya

(Whirlpool video/weibo.com)
(Whirlpool video/weibo.com)

Bagi pria ini membeli mobil impian amatlah membanggakan, sisi lain tidak bagi para staf dealer yang kesulitan dalam menghitungan tumpukan koin tersebut dalam jumlah yang akurat.

Melansir dari akun Weibo, Whirlpool Video diketahui harga mobil itu senilai 51.000 yuan (Rp 114 juta). Alhasil, dalam penghitungannya melibatkan lebih dari 20 staf untuk menghitungnya yang tersebar di sisi dealer tersebut.

Sepuluh kantong koin dalam 3 jam

(Whirlpool video/weibo.com)
(Whirlpool video/weibo.com)

Meskipun banyak staf yang terlibat, waktu yang dihabiskan tetap lama dalamm menghitungnya secara akurat.

Tiga jam bukanlah waktu yang sebentar dalam menghitung 10 kantong koin yang dibawanya.

Lantas, hal ini pun menarik perhatian warganet.

“Bank memiliki mesin yang dapat menghitung koin. Itu akan lebih nyaman,” ujar warganet.

Mobil untuk putranya

(Whirlpool video/weibo.com)
(Whirlpool video/weibo.com)

Ms Chen, salah satu karyawan di toko dealer mobil itu mengatakan rupanya mobil itu merupakan hadiah untuk putranya.

Dia juga menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya melakukan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel