Viral Pria Berbaju Loreng Pukul dan Ancam Pengendara Mobil di Pondok Gede

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pengemudi mobil terlibat adu mulut dengan pria berbaju loreng di dekat pertigaan Pondok Gede Permai Bekasi, Jumat (18/11). Dalam video terlihat sosok pria mengenakan jaket menggendong tas tengah menampar pria berkaus putih diunggah oleh pengguna Instagram @ismailmahruf.

Kepada merdeka.com, Ismail Mahruf menceritakan kronologi senggolan di jalan daerah Pondok Gede, Jakarta Timur tersebut.

Peristiwa itu terjadi Jumat (18/11) pagi saat ia hendak mengantar anaknya berusia 12 tahun ke sekolah. Ismail melaju dari Pondok Gede Permai ke arah Kemang Pratama dan terjebak macet di pertigaan Pondok Gede, dekat jembatan Cipendawa sekira pukul 05.45 Wib.

"Di depan Saya ada satu kendaraan Mitsubishi Pajero, dan setelah itu kendaraan Saya, Fortuner. Ketika kendaraan saya lewat titik kemacetan tersebut, saya menyusul di belakang," katanya saat dihubungi.

Namun, ada beberapa kendaraan yang 'menggunting' jalur Ismail. Salah satunya si pria berpakaian loreng.

"Dia (pria berpakaian loreng) langsung berhentikan motornya di depan mobil saya. Mobil saya tidak menabrak motornya, namun dia turun dan teriak teriak untuk meminta saya parkir," katanya.

Tak mau ribut di tengah jalan, Ismail memutuskan menepikan kendaraannya. Ia berniat meminta maaf.

"Karena situasi macet, saya bilang saya parkir di depan jalan yang kosong. Setelah itu saya meminta anak saya yang berumur 12 tahun untuk memvideokan kejadian tersebut. Saya turun dari mobil dan bermaksud mengklarifikasi dan minta maaf jika saya salah. Tetapi dia terus memaki dan memukul mobil dan wajah saya," jelasnya.

pria berbaju loreng ngamuk
pria berbaju loreng ngamuk

akun IG @IsmailMahruf

Saat cekcok mulut, si pria berpakaian loreng itu meminta ganti rugi tetapi tidak menyebut berapa nominal yang harus Ismail berikan atau apa kerusakan yang dialami.

"Intinya dia minta ganti rugi. Saya tanya berapa saya harus ganti rugi dan apa yang rusak sehingga harus saya ganti. Tetapi dia tidak menjawab, hanya intinya minta ganti rugi. Akhirnya saya keluarkan uang dari dompet, namun setelah dia menoleh kiri kanan dan sadar divideokan, dia enggak jadi mengambil," terang Ismail.

Berdasarkan penuturan Ismail, oknum tersebut mengenakan jaket tentara, celana loreng dan bersepatu boot. Potongan rambutnya juga cepak khas tentara. Selain itu, motor yang dikendarai terdapat stiker TNI.

"Pria tersebut berjaket tentara, celana loreng, potongan rambut tentara dan bersepatu boot. Sedangkan motor yang dibawa terdapat stiker TNI."

"Dia berulang kali berujar bahwa saya menghambat tentara yang sedang dinas. Anak Saya tidak sempat memvideokan motor tersebut karena trauma dan takut ayahnya dipukuli," katanya.

Akhirnya, si pria berpakaian loreng itu pergi meninggalkan Ismail.

"Saya juga enggak mengerti masalahnya seperti apa karena ketabrak juga tidak. Saksi di lokasi banyak, ada yang biasa pak ogah yang ngaturin lalu lintas sudah kasih buat mobil depan saya untuk jalan," tuturnya.

Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah [rhm]