Viral, Restoran Ini Buat Promo PPKM Buy 1 Get 1 Kecuali Jokowi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah restoran siap saji di Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut Jawa Barat, memasang spanduk besar yang berisi promo beli satu dapat satu kepada konsumen.

Namun, yang menarik dari spanduk besar itu ternyata promo yang ditawarkan Restoran Ranjang 69 tersebut tersebut tak berlaku bagi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi.

Owner Restoran Ranjang 69, Rizka Rachman Sidik mengatakan bahwa pemasangan spanduk tersebut murni untuk kepentingan promosi. Karena sejak PPKM darurat berlaku pihaknya menutup operasional Restoran Ranjang 69.

"Ini hanya promosi saja mungkin sudah lama tak beroperasi, ini untuk mengingatkan para konsumen," ujarnya, Senin 26 Juli 2021.

Hampir selama pandemi COVID-19 usaha restoran menurun dratis, bahkan sejak PPKM darurat anjlok hingga 90 persen. Walaupun saat ini diperpanjang PPKM level tiga, karyawan yang beroperasi hanya 30 persen, itupun hanya melayani untuk pesanan secara online.

"Mudah-mudahan kami bisa bangkit kembali karena kasihan pegawai sudah terlalu lama dirumahkan," ungkap Rizka.

Sementara itu Politisi PDIP Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan menanggapi hal tersebut, di mana Garut saat ini melaksanakan perpanjangan PPKM level tiga, dan para pelaku usaha bisa melaksanakan operasionalnya sesuai batasan yang lebih longgar.

Soal spanduk tersebut, dia menilai ada dua kemungkinan, yaitu mungkin trik marketing, dan kalaupun itu sebuah kritik merupakan hal biasa di alam demokrasi.

"Kalaupun ini kritikan ya tak masalah pelaku usaha mungkin kecewa dengan kebijakan perpanjangan PPKM," katanya.

Inilah kalimat dalam spanduk yang viral melalui media sosial.

"PROMO PPKM LEVEL 4 YA GUYSSSSS... BUY 1 RAMEN GET FREE 1 RAMEN TAPI KECUALI PRESIDEN :(. JANGAN LUPA SABAR YA KATA PAK JOKOWI SEMOGA PANDEMI INI CEPAT BERLALU. AAMIIN," kata pemilik dalam unggahan media sosial.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel