Viral Rupiah Redenominasi Bergambar Jokowi, BI Tegaskan Hal Ini

Raden Jihad Akbar, Dinia Adrianjara , Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVAViral sebuah video di media sosial memperlihatkan selembar uang kertas berwarna merah pecahan Rp100 dengan gambar Presiden Joko Widodo.

Dalam video yang diunggah oleh salah satu akun TikTok dan dibagikan secara luas di Instagram, terlihat selembar uang kertas itu bertuliskan nominal seratus rupiah. Dengan gambar Presiden Jokowi di salah satu sisi, dan gambar Istana Negara di sisi yang lainnya.

"Katanya Indonesia mau redenominasi. Jadi mata uangnya mau dikecilin nominalnya, kaya dollar gitu. Jadi Rp1000 = Rp1, Rp50.000 = Rp50, Rp100.000 = Rp 100," tulis keterangan dalam video itu seperti diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, Selasa 9 Februari 2021.

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini: Produk Global Meroket, Antam Naik Tipis

Dalam uang kertas itu terlihat motif yang digunakan berupa potongan gambar batik dengan berbagai warna dengan ditambah foto Presiden Jokowi. Sementara di sisi lain uang itu ada gambar Istana Negara, dengan logo redenominasi berbentuk bulat kecil.

Belum diketahui dari mana contoh uang kertas itu didapatkan, namun video ini menuai komentar beragam dari netizen. Banyak masyarakat merasa kurang setuju dan menyarankan sebaiknya foto pahlawan yang digunakan dalam uang resmi milik negara.

"Udahlah ckup para pahlawan kita yg menjadi gambar mata uang..jangan yg laen..para pahlawan lebih berjasa dan patut dkenang," tulis seorang warganet.

"Gambarnya harus pahlawan terdahulu dong, kan mereka yang memperjuangkan kemerdekaan negri ini," ujar netizen lain.

Merespons hal tersebut Bank Indonesia menegaskan, bahwa uang yang ada di dalam video itu bukanlah uang keluaran pihak BI. Artinya, tidak sah untuk ditransaksikan di Indonesia.

"Yang pasti uang bergambar Pak Presiden itu bukan dari BI, tapi kami monitor," kata Erwin saat dihubungi VIVA, Selasa 9 Februari 2021.

Erwin menduga bahwa video yang marak beredar itu merupakan ulah iseng dari warganet. Yang akhirnya menyebar di sejumlah platform media sosial Tanah Air.

"Kelihatannya ini anak-anak iseng di Tiktok terus masuk Instagram dan juga FB," ungkapnya.

Meski demikian, Erwin pun tak lupa menyampaikan ajakannya kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menyikapi urusan semacam ini. Karena menurutnya, bagaimana pun rupiah adalah lambang kedaulatan NKRI.