Viral Seorang Pria di Surabaya Dipukul Pakai Tongkat Baseball

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah video penganiayaan yang dialami pengendara bermobil viral di media sosial. Video berdurasi 24 detik itu memperlihatkan adanya tindakan pemukulan menggunakan alat oleh seorang pria kepada korban yang tengah cekcok.

Dalam potongan video itu, tidak terdengar jelas perkara yang dipersoalkan. Sebab, perekam video terlihat berada di dalam mobil. Sedangkan dua pria, yakni pelaku dan korban berada di luar mobil.

Pelaku yang memegang alat berupa tongkat baseball terlihat kesal saat berbicara dengan korban. Usai bicara, pelaku tampak mengayunkan tongkat baseball yang dipegangnya sebanyak dua kali.

Pada ayunan pertama pelaku tampak tidak berniat memukulkan tongkat yang dibawanya. Namun, saat beranjak pergi, pelaku yang terlihat jelas wajahnya justru memukulkan tongkat tersebut hingga mengenai area wajah korban.

Dalam narasi yang disertakan di Medsos itu disebutkan, bahwa perkara tersebut sudah lima hari dilaporkan ke polisi namun belum ada respons. Berikut kalimat lengkap dari narasi yang disertakan pada video penganiayaan tersebut:

"Mohon bantuan untuk diviralkan kejadian di Indomart dekat Widya mandala, supaya pelaku segera ditangkap, sudah laporan Polisi tapi sudah lima hari belum ada kabarnya dari Polrestabes Surabaya," tulis akun @hardiangunawan.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana pun membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun pihaknya membantah jika tidak merespons laporan dari korban.

Ia menyatakan, bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan para saksi sekaligus mengumpulkan alat bukti.

"Saya mengklarifikasi adanya berita viral, adanya seseorang yang melakukan penganiayaan menggunakan tongkat baseball terhadap korban. Benar bahwa korban telah melaporkan ke polrestabes Surabaya," tegasnya, Kamis (10/11).

Dia menambahkan, penyidik dari Jatanras Polrestabes Surabaya dalam perkara ini sudah mengantongi identitas pelaku untuk selanjutnya dilakukan penangkapan dan memproses hukum pelaku.

"Penyidik dari Jatanras yang ditunjuk untuk penanganan perkara itu sudah merespons dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban. Penyidik menemukan alat bukti yang ada dan sudah mengantongi identitas dari si pelaku untuk melakukan penangkapan dan memproses hukum terhadap dugaan penganiayaan tersebut," tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Kasubag Humas Polrestabes Surabaya AKP Fakih. Ia menyatakan, bahwa perkara tersebut memang sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

"Saat ini untuk korban didampingi PH (penasihat hukum)-nya untuk dilakukan pemeriksaan. Dan kami sudah mengantongi identitas terlapor," katanya. [cob]