Viral Suami Bungkus-bungkus Istri

·Bacaan 1 menit

VIVA – Beredar foto-foto istri dibungkus oleh suaminya di media sosial. Sang istri dibalut ketat hingga terlihat lekuk tubuhnya.

Foto-foto itu dibuat oleh sang suami dan diunggah di akun facebooknya @herman zent kemudian diposting ulang oleh akun Instagram @mak_lamis, Rabu (16/6).

Dalam postingannya tersebut ada 19 foto dengan beragam gaya dan warna kain jenis khusus yang menutupi istrinya.

Pada slide pertama menampilkan 5 foto sang istri posisi berdiri dibungkus kain warna cokelat muda susu. Berdiri dengan berbagai pose. Terlihat jelas lekuk tubuh sang istri. Dari bagian bawah hingga kepala. Wajahnya pun dibungkus.

Lalu di slide kedua masih sama menayangkan 5 foto. Kali ini balutan warna cokelat tadi dipakaikan busana kerja dan rok panjang dan jilbab warna hitam.

Slide ketiga ada 5 foto juga. Sang istri dibungkus dengan warna cokelat susu. Kali ini kepalanya dipakaikan jilbab dengan warna yang sama. Sementara ada satu foto, kepalanya memakai jilbab putih panjang.

Kemudian pada slide keempat menampilkan dua foto ukuran besar dengan mode sama dengan sebelumnya.

Dan pada slide terakhir, menampilkan dua foto. Satu pose berdiri, sang istri dibungkus kain warna cokelat susu, dan satu lagi dibungkus warna biru dengan pose duduk di tempat tidur.

Diketahui dari 19 foto istri yang diunggah semuanya kepalanya dibungkus. "Bungkus-bungkus istri, yang dibungkus istri sendiri jadi ga ada yang dirugikan," tulis Herman Zent pada akun facebooknya, 17 Nov 2020.

"Kembali menekankan, bahwa yang difoto adalah istri sendiri. jadi tidak ada pihak yang dirugikan," tulisnya lagi.

Itulah keterangan foto-foto istri dibungkus, difoto, dan di-share oleh suaminya sendiri di facebook yang membuat foto-foto ini viral di media sosial.

"Kek ngeri ya gaes," tulis akun Instagram @mak_lamis pada caption postingan foto-foto unggahan Herman Zent ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel