Viral Surat Permintaan Pengamanan di Munaslub HDCI, Ini Respons Polda Bali

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mempertanyakan terkait beredarnya surat permintaan pengamanan khusus dari salah satu pendukung dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) HDCI 2023 di Bali. Ahmad Sahroni mengunggah surat tersebut di akun Instagramnya.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membantah adanya pengamanan khusus kepada satu calon.

"Terkait adanya Munas HDC itu yang dipusatkan di Bali, iya Polda Bali intinya menyiapkan pengamanan kegiatan dan juga kepada semua calon. Kan ada tiga calon, akan kita bantu pengamanannya. Tidak ada kekhususan, jadi sama," kata Kombes Satake saat dihubungi, Selasa (24/1).

Dia menegaskan, bahwa tidak benar ada pengawalan khusus kepada satu calon. Polda Bali dalam hal ini bersikap netral.

"Tidak benar (kalau ada pengawalan khusus ke satu calon). Tapi kalau pengawalan khusus ke tiga calon keamanannya, iya. Tapi sifatnya bukan untuk memenangkan, dan semuanya sama. Kita netral dalam hal ini dan dalam melaksanakan pengamanan kelancaran acaranya," ujarnya.

Polda Bali telah menyiapkan sekitar 200 hingga 250 personel untuk pengamanan Munaslub HDCI 2023 di Bali. "Dan kita siapkan personel untuk pengamanan kurang lebih antara 200 sampai 250 personel," ujarnya. [cob]