Viral Video Belum Diswab Test COVID-19, tapi Hasil Sudah keluar

Bayu Nugraha, Syaefullah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Jejaring media sosial dihebohkan dengan adanya informasi berupa video pendek yang diunggah oleh masyarakat terkait hasil swab test COVID-19, yang keluar sebelum swab test dilakukan. Disebutkan swab test tersebut dilakukan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Video viral itu kemudian diunggah oleh akun Instagram-nya @Lambe_Turah, Sabtu, 30 Januari 2021. Dalam video itu, seorang perempuan menjelaskan kronologis soal dirinya hendak melakukan swab test COVID-19 di Bandara Soetta tersebut.

Ia bersama rombongan yang menunggu di mobil untuk melakukan swab test dihampiri oleh seseorang dan meminta kartu identitas dirinya dan rekannya.

"Jadi, dia minta KTP tiga-tiganya. Terus habis di kasih KTP disuruh bayar satu orang itu Rp200 ribu, terus habis bayar suruh nunggu dalam mobil, terus pas nunggu kira-kira 15 menitan, terus disamperin orang yang pakai baju APD, terus di kasih balik KTP-nya, disesuaikan sama kertas," katanya.

Menurut perempuan itu, kertas yang diberikan bersamaan dengan KTP untuk ia isi. Ia mengaku beru pertama kali melakukan swab test di bandara itu. Namun ia kaget setelah membuka kertas tersebut ternyata hasil swab test.

"Terus gue kira, emang ditulis negatif kalau gue positif dicoret kali, gue mikir juga begitu. Terus gue nunggu 10 menit enggak disamperin lagi, sampai akhirnya kita keluar mobil dan menanyakan ke petugas bahwa kita belum swab loh, kok udah dapat hasilnya. Kata petugasnya Loh belum swab kak. Kaya gitu. Sampai akhirnya kertasnya diambil lagi sama mereka," tuturnya

"Setelah itu datang orang pakai APD datang dan kita akhirnya di swab satu-satu. Saya ada videonya. Terus hasilnya kira-kira 10 sampai 15 menitan keluar negaif tiga tiganya," tambahnya.

Dengan adanya kejadian itu, akhirnya si perempuan itu mengkonfirmasi kepada petugas swab test kenapa bisa terjadi seperti ini. Lalu, petugas itu menjawab bahwa ini karena kesalahan dari manusia.

"Mereka jelasin ke gua, kalau itu kejadian human error, lalu setelah gue update di TikTok awalnya enggak viral, pas malamnya viral. Gue bukan bilang viral sih, tapi banyak yang view," katanya.

Usai banyak yang melihat video dirinya, pihak laboratorium yang melakukan swab test menghubungi dirinya untuk meminta menghapus videonya. Dirinya pun disebut akan menjadi saksi di kepolisian jika tidak menghapus video tersebut.

"Pokoknya dia bilang kalau ini gak di take down bisa jadi saksi di kepolisian. Oh ia, saya bersedia kok, karena menurut gue kejadian ini enggak hoax, gue enggak bohong. Gue bukan buat konten,” katanya.

Ia pun menyebut usai dirinya mengunggah video tersebut banyak respon netizen yang juga merasakan hal yang sama. Ia pun menyebut masalah ini tidak akan ditindaklanjuti jika tidak viral.

“Ternyata banyak juga yang alami kejadian kaya gue. Mungkin kalau belum viral belum ditindaklanjuti ya,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Anal Swab, Metode Skrining COVID-19 yang Ramai di China