Viral, Video Chef Juna Ditampar Petinggi Klub Motor

·Bacaan 1 menit

VIVAChef Juna tengah menjadi perbincangan ramai di kalangan netizen. Hal ini menyusul dengan video yang menunjukkan juri MasterChef Indonesia itu ditampar oleh seorang pria.

Chef Juna diketahui sempat mengunggah video dirinya ditampar di akun Instagramnya. Insiden tersebut terjadi saat Chef Juna menghadiri acara ulang tahun klub motor Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia yang ke-33.

Chef yang dikenal dengan imej galak ini hanya bisa tertawa saat ditampar oleh seorang pria yang menggunakan topi. Dalam video berdurasi 35 detik itu, awalnya Chef Juna nampak tersenyum saat Oetomo Hermawan menyematkan sebuah nametag di dada Chef Juna.

Usai menempelkan name tag tersebut, Oetomo Hermawan kemudian menampar Chef Juna. Chef Juna tak berkutik dan hanya bisa tertawa menerima tamparan itu.

Usai ditampar, akhirnya keduanya pun berpelukan disambut tawa oleh para member lainnya.

"Ceremonial of @bikersbrotherhood1percentmc 33rd anniversary. What an honor to become life member … real family is thicker than blood. Got myself slap by the most heavy handed of @oetomo_hermawan as Chamber of Klan. A true biker with the most respect, we throttle many rides together and bond.
Tradition we all have to go through ???????????? Happy 33rd Anniversary Bikers Brotherhood 1% MC,"
tulis Chef Juna.

Usut punya usut, sosok Oetomo Hermawan adalah petinggi dan senior di klub motor tersebut yang cukup dihormati.

Sontak saja unggahan video tersebut berhasil menarik perhatian pengguna Instagram. Video tersebut bahkan sudah ditonton lebih dari 1 juta kali, dan menuai ribuan komentar netizen. Bahkan ada netizen yang tidak percaya jika sosok galak Chef Juna bisa ditampar orang lain.

"Tumben ngeliat chef juna yg sangar ditampol," komentar netizen.

"yaolooo digaplok aja cakep ampuuunnnn," komentar netizen.

"Tolong chef gantengnya di kondisikan," komentar lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel