Viral Video Diduga Jual Surat Swab Covid-19 di dalam Bus, Ini Penjelasan Polri

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Viral sebuah video di media sosial dengan narasi 'Jual Hasil Swab di Bus Harga Rp 90 Ribu'. Polri pun telah melakukan penelusuran terkait hal tersebur.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin menyampaikan, peristiwa yang terjadi tidaklah sesuai dengan narasi yang disampaikan dalam video tersebut.

"Itu video sepotong," tutur Edwin saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (27/7/2021).

Edwin menjelaskan, peristiwa itu terjadi di KM 33 Rest Area Kalianda, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat 23 Juli 2021. Berdasarkan penyelidikan, seluruh prosedur surat hasil rapid antigen Covid-19 dijalankan sesuai aturan.

"Bahwa benar, klinik Assalam Medical Centre 3 pada hari Jumat melaksanakan pemeriksaan rapid antigen terhadap penumpang bus yang akan menyeberang ke Merak melalui pelabuhan Bakauheni," kata dia.

Menurut Edwin, klinik tersebut memang bekerjasama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan pihak terkait lainnya untuk membuka jasa pelayanan swab antigen Covid-19 bagi para pelaku perjalanan, dengan biaya Rp 90 ribu.

"Setiap penumpang yang telah dilakukan rapid test langsung naik ke atas bus menunggu hasilnya, dan setelah hasilnya keluar dan dibuatkan surat keterangan, petugas rapid membagikan surat keterangan kepada para penumpang yang nonreaktif atau negatif, sambil meminta biaya pemeriksaan, dan apabila para penumpang ditemukan ada yang reaktif atau positif, maka penumpang tersebut dipanggil dan diarahkan oleh petugas agar tidak melanjutkan perjalanan," kata Edwin.

Edwin mengatakan, pihaknya akan memeriksa pengambil video tersebut. Penyidik pun telah mengantongi identitasnya untuk dimintai keterangan.

"Ini dia orang Jambi. Kita akan segera periksa," Edwin menandaskan.

Viral di Media Sosial

Petugas medis melakukan tes usap antigen di pusat perbelanjaan kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/05/2021). Pasca libur lebaran, Forkopimda Kabupaten Bekasi melakukan swab tes antigen kepada sekitar 202 pedagang guna mencegah penyebaran COVID-19. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Petugas medis melakukan tes usap antigen di pusat perbelanjaan kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/05/2021). Pasca libur lebaran, Forkopimda Kabupaten Bekasi melakukan swab tes antigen kepada sekitar 202 pedagang guna mencegah penyebaran COVID-19. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebuah video memperlihatkan seorang ibu mengenakan pakaian APD lengkap warna putih menawarkan hasil swab tes di dalam bus.

Wanita paruh baya dalam video itu mengaku bahwa harga per hasil swab tes Rp 90 ribu. Hal itu ia katakan saat ditanya oleh salah satu penumpang yang tengah memidiokan aksinya.

"Bayar berapa itu Bu?," tanya pria dalam video.

"90 Pak," jawab wanita tersebut.

Ibu itu mengaku hasil swab tes berlaku selama 24 jam.

Video itu dibagikan oleh akun Instagram @sumsel_aktif, Senin (26/7/2021).

Akun tersebut menjelaskan bahwa kondisi mobil saat ini tengah berada di dalam tol.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel