Viral Video Ribut Emak-emak dengan Pegawai Bank BRI

·Bacaan 1 menit

VIVA – Video ribut emak-emak dengan pegawai Bank BRI viral di media sosial Twitter. Emak-emak merasa dihina oleh seorang pria yang diduga pegawai BRI.

Video viral itu diunggah oleh akun Twitter @tutupan_pancii. "Telah terjadi keributan adu mulut antara karyawan Bank Rakyat Indonesia dengan seorang ibu yang bertujuannya untuk melunasi utang,"cuitnya dikutip VIVA, Senin (21/6).

Dalam video yang diunggahnya itu terlihat di sebuah ruangan seorang emak-emak sedang marah-marah kepada pegawai bank BRI. Gambarnya sebagian buram dan goyang-goyang.

Namun, terekam seorang pria berkemeja rapi diduga pegawai BRI sedang dihalangi oleh pegawai lainnya agar menjauh dari si emak-emak.

Tangan pegawai BRI ini terlihat menampar, tapi tidak jelas apakah mau menutup kamera yang merekamnya atau menampar wajah emak-emak.

Setelah dipisahkan, tapi si pria ini tampak emosi dan kembali lagi menghampiri emak-emak, lagi-lagi dihalangi oleh satpam. Sementara emak-emak ini terus berteriak.

"Saya dibilang tidak berpendidikan, salah besar ya, kurang ajar sekali. Saya ke sini mau melunasi, bukan begini caranya. Siapa nama mu," teriak emak-emak.

Kemudian si emak-emak ini menumpahkan emosinya lagi. "Pendidikan kamu sarjana. Kau perlakukan aku kurang bagus. Saya tidak terima itu. BRI begini caranya," teriak emak-emak dalam video tersebut.

Keributan terus berlanjut di halaman parkir kantor BRI. Hal itu terlihat dari video tampak motor-motor parkir di luar.

Dan si emak-emak ini kembali menumpahkan emosinya kepada satpam yang menunjuk-nunjuknya.

"Saya laporkan kau, saya laporkan kau, bahwa kau lakukan tindakan ancaman kepada saya," teriak emak-emak.

Hingga video ini viral belum diketahui pasti kapan dan di kantor BRI mana peristiwa ini terjadi.

Sejak video ini diunggah pada Minggu (20/6), sudah ditonton 97 ribu kali, 421 retweets, 1,3 ribu menyukai, dan 323 komentar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel