Viral Video Mesum 41 Detik, Si Bapak Ancam Penyebar!

·Bacaan 2 menit

VIVA – Video seorang bapak mengancam penyebar video mesum anaknya viral di media sosial. Sang bapak marah video asusila itu disebar dan beredar luas di dunia maya.

Video seorang bapak memarahi penyebar video mesum anaknya itu diunggah oleh akun TikTok @abdultaufiq0, Senin (16/8). Hingga Minggu (22/8), video ini telah ditonton 10,2 juta kali.

Dalam unggahan video tersebut tampak seorang bapak tengah berdiri di depan anak remaja yang duduk di sofa ruang tamu. Diduga anak remaja ini yang menyebarkan video mesum.

Di samping remaja ini ada anak laki-laki seusianya di sebelah kiri dan wanita di sebelah kirinya, tapi jelas wajahnya.

"Ku bunuh kamu," ancam seorang bapak sambil menujuk-nunjuk muka anak remaja tadi. Lalu terdengar suara perempuan. "Loh, kamu kenapa bisa menyebarkan video Putra itu," tanya perempuan ini diduga ibu dari anak pelaku video mesum tersebut.

Sontak unggahan video ini membuat netizen marah ke sang bapak dari anak pelaku video mesum ini.

"Maaf bapak, sebelum interogasi anak orang, ada baiknya bapak interogasi dulu ke anak bapak sendiri," tulis netizen @Sya:)

Seperti diketahui sebelumnya viral video 41 detik di media sosial. Video ini menayangkan sepasang pelajar SMA melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

Dilansir dari akun Instagram @Balikpapanku, Jumat (20/8), perbuatan mereka berdua itu tanpa sengaja terekam oleh Google Meet sekolah. Mereka pelajar berinisial WR dan AR.

Dalam melakukan aksinya, pelajar AR mengundang WR untuk ke rumahnya di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saat melakukan aksi mesum, AR dikabari temannya ada pembelajaran online di aplikasi Google Meet. AR kemudian masuk ke link Google Meet tanpa sadar ia tidak mematikan fitur kamera dan suara, sementara ia melanjutkan perilaku mesumnya.

Dari sanalah video ini kemudian beredar luas ke media sosial TikTok. Salah satu penyebarnya diduga anak remaja di atas yang dimarahi bapak-bapak itu. "Penyebarnya sudah ditangkap polisi," tulis @balikpapanku.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel