Viral Video Mesum Bidan-Dokter di Jember

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebuah video mesum diduga diperankan oleh seorang dokter, AM, dan bidan, AY, yang sama-sama bertugas di Pusat Kesehatan Masyarakat Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, viral di media sosial. Suami dari AY sudah melapor ke Kepolisian Resor setempat dan kini masih dalam tahap penyelidikan.

Dalam video yang viral, mula-mula terlihat wajah seorang wanita berjilbab dengan busana warna cokelat, serupa seragam aparatur sipil negara (ASN). Si laki-laki atau AM yang merekam. Terdengar suara tak jelas si wanita dan si laki-laki. Terlihat pula sepintas bagian dada si wanita di dalam video berdurasi 0.48 detik itu.

Disebutkan, baik AM maupun AY sama-sama berstatus ASN dan bertugas di Puskesmas Curahnongko. Bahkan, AM disebut-sebut berstatus sebagai Kepala Puskesmas di sana. Sementara suami AY juga disebut sebagai seorang dokter yang bertugas di puskesmas tersebut. Ironisnya, perbuatan mesum itu dilakukan oleh AM dan AY di sebuah ruangan Puskesmas Curahnongko, memanfaatkan kondisi sepi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus itu telah ditangani oleh Polres Jember. “Sudah ditangani oleh Polres Jember. Bagi masyarakat diminta agar tidak lagi menyebarkan video mesum tersebut,” katanya kepada wartawan pada Jumat, 13 November 2020.

Memang, suami AY, BD, sudah melaporkan viralnya video itu kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jember. Laporan dibuat karena MA dianggap telah merusak rumah tangganya. “Gara-gara kasus ini rumah tangga saya hancur. Apalagi, anak-anak saya tahu video itu,” kata BD kepada wartawan di Polres Jember, kemarin.

BD mengaku sempat tidak percaya dengan beredarnya video mesum itu. Istrinya pun diinterogasi dan membenarkan, BD mengaku langsung terkejut. Kepada suaminya, AY juga mengakui bahwa pemeran laki-laki dalam video tersebut adalah Kepala Puskesmas Curahnongko, AM. “Saya schok,” ujarnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jember AKP Frans Delanta Kembaren mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus video mesum itu. “Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi berikut mencari tahu keberadaan penyebarnya. Ke depan akan diambil tindakan atas laporan kasus ini,” ujarnya.

Baca: Adhietya Mukti Bantah Tuduhan Ada di Video Syur Mirip Gisel