Viral Video Ojek Pangkalan Paksa Penumpang Bayar Tarif Tak Wajar, Warganet Kesal

Liputan6.com, Jakarta - Menggunakan motor adalah pilihan kebanyakan orang untuk menghindari telat. Khususnya di kota besar yang terkenal dengan kemacetannya. Beberapa orang memilih menggunakan ojek pangkalan yang biasanya sudah stand by di tempat-tempat tertentu.

Tarif ojek pangkalan dibandingkan angkutan umum lainnya memang terbilang lebih mahal. Selain bisa cepat sampai, driver opang juga memperhitungkan jarak tempuh dengan banyaknya bensin yang terpakai.

Sama seperti kejadian yang menimpa 3 orang pemuda dari Kediri ini,. Mereka awalnya menggunakan bus dengan rute Kediri–Kalideres. Menurut laporan yang disampaikan di akun instagram @lambeonlen, ketiga orang ini langsung ditarik oleh driver opang. Mungkin karena mereka terlihat lugu dari luar kota.

Tarif yang Sangat Tidak Wajar

Para pengojek konvensional ada yang berhari-hari tak dapat penumpang meski sudah menunggu di pangkalan. (Liputan6.com/Muhamad Ridlo)

Pelapor juga mengakui bahwa ketiga temanya sudah menolak ajakan sang driver opang, hanya saja tas mereka langsung ditarik. Ketiga pemuda ini juga dituliskan sangat kebingungan dan kewalahan sehingga tidak dapat menolak tawaran sang driver opang.

Dengan hati yang terpaksa, akhirnya mereka pun terima tawaran opang tersebut. Mereka diantarkan ke Tanjung Duren, tanpa kesepakatan harga tarif perjalanan. Sampai di sana, driver opang meminta tarif perjalanan kepada mereka dengan harga yang sangat tidak wajar.

Mereka dimintai Rp250.000 per orang. Dalam laporan, tertulis juga bahwa mereka sempat menawar Rp100.000 per orang namum pihak driver menolaknya.

Membayar Rp150.000 Per Orangnya

Calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Kalideres, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Menurut Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) puncak arus mudik di Terminal Kalideres diprediksi akhir pekan ini, mulai dari Jumat hingga Sabtu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Dalam video juga terjadi perdebatan cukup panjang antar penumpang dan driver opang. Driver opang tersebut terlihat ngotot dan marah, tidak mau mengembalikan tas penumpang. Ada juga driver opang yang mencari-cari alasan agar si penumpang cepat membayar ongkosnya.

Namun  penumpang takut terjadi apa-apa karena driver sudah terlihat emosi. Akhirnya, mereka membayar Rp150.000 per orang. Jika dijumlahkan total ongkos mereka bertiga Rp450.000. Padahal yang kita tahu jarak Kalideres ke Tanjung Duran tidak terlalu sebanding dengan harga yang mereka bayar. Mereka sudah sangat dirugikan membayar dengan harga yang sangat tinggi tersebut.

Kejengkelan Warganet

Calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Kalideres, Jakarta, Kamis (30/5/2019). Menurut Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) puncak arus mudik di Terminal Kalideres diprediksi akhir pekan ini, mulai dari Jumat hingga Sabtu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Peristiwa ini sangat menyita perhatian warganet di dunia sosial media Instagram. Mereka sangat jengkel, dan tidak sedikit dari mereka yang mengluarkan pendapat mereka. Berikut komentar warganet:

“Emang gak semua opang begitu cuman kan kebanyakan gitu, jadi gak respek,” tulis pemilik akun @nazlykhoirunissa_.

“Yaaa tambah gak laku ntar lu opang!!! Enakan naik ojol… Udah jelas tarifnya dari awal.. Semoga berkah deh pak uangnya buat kasih makan anak istri,” ujar @poxie_design.

“Timbang kalideres ke Tanjung Duren ge, 150 juga udah menang banyak itu aki-aki, Astaghfirullah,” komentar @random_rank.

“Buseh itu namanya meres… ngambil kesempatan amat,” tulis @eenoy8808.--

Penulis :

Ayu Ester Simanjuntak

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini :