Viral Video Polisi di Malang Ancam Mahasiswa Papua Saat Demo, Ini Kata Polda Jatim

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, video viral polisi mengancam mahasiswa papua di Kota Malang, yang beredar di media sosial, merupakan editan untuk keperluan konten oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Video itu telah dipotong dan tak utuh," ujar Gatot di Mapolda Jatim, Rabu (10/3/2021).

Gatot mengatakan, ada perkataan polisi yang sengaja dipotong oleh perekam dan pembuat video tersebut, sehingga konteks pernyataan jadi hilang dan tidak utuh.

"Narasinya sebetulnya tidak begitu, itu sebetulnya hanya penggalan kalimat yang dipotong oleh yang membuat video, sengaja," ucap Gatot.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simamarta juga menyampaikan hal yang senada dengan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Memaksa Petugas

Leonardus mengatakan bahwa perkataan itu dilontarkan karena para mahasiswa Papua memaksa masuk ke dalam area markas. Dia juga mengingatkan agar hal itu tak dilakukan.

"Mereka itu mau bikin tenda mau masuk ke Polres, memaksa. Dibilang jangan masuk ke Polres, karena ada SOP nya dan ada aturan hukumnya, mereka masih tetap memaksa," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: