Viral Video Polisi di Rokan Hulu Aniaya Pendemo, Pelaku Ditindak Tegas

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang anggota Provost Polres Rokan Hulu Provinsi Riau diduga melempar warga dari atas truk. Aksi itu terjadi saat demo rebutan jatah fee duit pabrik sawit. Peristiwa tersebut terekam video hingga viral di media sosial.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan sejumlah pria dibawa ke atas truk. Sejumlah polisi berseragam juga tampak di lokasi bersiaga dengan atribut lengkap.

Salah satu pendemo dilempar dari atas truk hingga terjungkal ke tanah. Pria yang menjadi korban bantingan polisi itu disambut polisi lainnya. Bahkan parahnya lagi, korban juga diduga mengalami penganiayaan kemudian ditarik dari keramaian.

Video itu tersebar di media sosial dan tertulis waktu kejadian, Senin (30/5) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Wimpiyanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan akan menindak tegas anggotanya.

"Yang pasti intinya kita tindak tegas," kata Wimpi kepada merdeka.com, Kamis (2/6).

Peristiwa itu terjadi saat pengurus serikat pekerja akan melakukan mediasi saat berdemo di Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu.

"Kejadian itu saat mediasi antara pengurus serikat pekerja. Jadi ada dua serikat pekerja berselisih paham, mau ambil bagian kerja di perusahaan kelapa sawit PT KSM Desa Teluk Aur," kata Wimpi.

Wimpi menyebutkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar tidak ada bentrokan dan adu fisik. Namun keinginan Wimpi tak terwujud karena bentrokan terjadi.

"Saat kejadian, anggota sedang pengamanan. Ketika itu situasi sudah tidak kondusif, terjadilah seperti di video yang beredar," jelas Wimpi. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel