Viral Video Sidak PPKM Ala Walkot Semarang Borong Gorengan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Video Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sidak pedagang angkringan di malam hari viral di media sosial. Aksinya menuai pujian netizen.

Video sidak ke pedagang kaki lima itu diunggah di akun Instgram pribadinya @hendrarprihadi, Rabu (7/7).

Dalam rekaman video tersebut terlihat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendatangi tempat jualan angkringan. Ia terlihat mengimbau kepada pembeli dan pedagang yang berada di situ.

"Sudah jam 8 lebih, bayar dulu," imbau Hendrar Prihadi kepada pembeli yang sedang duduk di angkringan.

Lalu Pak Walkot mendekati ibu-ibu berjilbab penjual angkringan. "Kok buka, aturannya tidak boleh ada yang makan di sini, dibungkus aja," ujarnya.

Walkot ini tak hanya menegur pedagang, tapi ia juga membeli dan memborong semua gorengannyya.

"Bu semuanya aku beli, berapa? tanya Walkot Semarang. Lalu ia mengeluarkan uang untuk membayarnya sambil mengomentari gorengan. "Bikin kolesterol," guyon walkot. “Ha...ha..ha,” jawab pedagang.

Tampaknya, ada pedagang lain mengenali sosok pria bermasker yang sidang razia sambil borong makanan ini. "Pak Wali Kota lo ini," ujar pedagang. "Bukan, aku Anwar," jawab Walkot.

Atas aksi razia ini, Walkot Semarang memberikan penjelasan di caption videonya termasuk soal sebutan nama Anwar.

"Biar sama2 -- diborong sekalian supaya nggak colong2an buka lebih dari jam 8 malam.
tapi kalau tiap hari nggak sesuai aturan terus, Anwar alias Anak Warung bisa kolesterol," tulis Walkot dikutip VIVA, Kamis ((8/7).

Sontak unggahan video Walkot Semarang ini menuai pujian netizen cara penertiban pedagang dalam menjalani kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Keren dalam menangani padagang berbicara sangat ramah dan tidak marah," komentar @hendra_prasetya_kusuma.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel