Viral, Video TikTok Remaja Malaysia Bebaskan Seekor Anjing Bikin Haru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Dalam beberapa kasus, hubungan manusia dengan hewan terkadang tidak baik. Walau mungkin Anda salah satu manusia yang merupakan penyayang hewan, tidak semuanya dapat memperlakukan hewan dengan baik. Namun, tentu banyak insiden bahagia seperti kasus Aqilah Yuhanis di Malaysia.

Dikutip dari World of Buzz, Kamis (10/6/2021), Yuhanis (24) baru-baru ini mengunggah video dirinya membebaskan seekor anak anjing kecil yang diikat dan dan ditinggalkan dalam karung di TikTok.

Yuhanis mengatakan ia menemukan anjing tersebut dalam perjalanannya kembali ke kantor setelah istirahat makan siang.

@aqilahyuhanis54

Berbuat baiklah kepada semua makhluk Allah. Tak rugi pun kalau kita buat baik dekat haiwan ❤️ #fypシ #fyp #doglover #pencintahaiwan #sad #pets #pets

♬ rintihan rindu - Adek Nurul

Sudah Selamat Berkat Yuhanis

Ilustrasi anak anjing (dok. Pixabay.com/3194556)
Ilustrasi anak anjing (dok. Pixabay.com/3194556)

Mengaku hatinya pedih, ia tidak dapat menahan air matanya jatuh saat melihat keadaan anak anjing yang diikat di leher dengan tali tebal.

"Saat saya membuka karung saya melihat anak anjing itu ngiler, mungkin karena anak anjing itu diikat erat di leher dengan tali," kata Yuhanis.

"Saya khawatir dan segera mencoba mencari air karena anak anjing itu kehabisan napas. Tapi dia sangat patuh dan bahkan tidak mencoba untuk melawan saya."

Untungnya, berkat Yuhanis, anak anjing itu sekarang aman di bengkel perusahaannya.

"Tuhan menciptakan mereka dan mereka layak untuk hidup seperti kita masing-masing," jelas Yuhanis.

Reporter: Paquita Gadin

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19

Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Cara Aman Pesan Makanan via Online dari Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel