Viral Wanita Hamil Sembunyi saat Gerhana Bulan, Netizen: Musyrik!

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebuah video wanita hamil bersembunyi di kolong tempat tidur saat terjadi gerhana bulan kemarin viral di media sosial.

Dalam unggahan video itu menayangkan seorang wanita berbalut kain sampai dada lari-lari dari ruang tamu ke kamar tidur. Sampai ke kamar, ia langsung sembunyi alias ngumpet ke kolong tempat tidur yang disaksikan oleh seorang ibu berjilbab.

"Gaes, ini adalah momen orang bunting yang harus ke kolong gara-gara takut tompel. Hahahahaha...." Begitu suara perekam terdengar dalam video itu.

Suara orang lain terdengar juga, "ngeus cicing sampe isukannya, sampe salat subuh tolong sia tah nya. La haula wala quata illa billah." teriak seorang ibu berjilbab sambil menaburkan sesuatu di atas perut wanita hamil di kolong tempat tidur itu.

Video wanita hamil sembunyi di kolong tempat tidur ini dibagikan oleh akun TikTok @ayy_2293 pada Rabu (26/5). "yg hamil pada di kolong kasur," tulis keterangan caption pada unggahan video tersebut.

Postingan video ini sendiri terkait peristiwa Gerhana Bulan Total yang terjadi pada Rabu 26 Mei 2021 dimulai pukul 18.00 WIB kemarin.

Dalam hitungan jam konten TikTok ini mengundang pro kontra netizen hingga video ini ditonton 10 juta lebih dan 111,8 ribu komentar, dan 414.9 ribu menyunkai.

Netizen bersuara soal perdebatan sembunyi ke kolong saat gerhana agar tidak terkena tompel. Ada yang bilang ini tradisi atau adat istiadat.

Tapi ada juga yang ini hanya mitos. "Fix mitos, dulu pas hamil juga ada gerhana, alhamdulillah anakku gak ada tompel," BakulTas

"Tapi tetap aja kalo gitu namanya syrik kak, yang muslim cuma bida ngingetin aja ya," komen kerang_racun.

"Guys ini adat istiadat y jadi buat kalian yg bilang musyrik itu terserah kalian percaya atau tidaknya jadi, yok sama sama hargai adat istiadat orang," Dino Ukhti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel