Update Virus Corona 26 Juni 2020: Total Kasus Positif Capai 51.427 Orang

Fimela.com, Jakarta Angka kasus positif virus Corona di Indonesia masih terus melonjak di tengah era normal baru. Hari ini, Jumat (26/6/20), kasus positif di Indonesia bertambah 1.240 kasus, sehingga totalnya menjadi 51.427 orang positif Corona. Hal ini disampaikan Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. 

"Sehingga totalnya menjadi 51.427 orang," kata Yuri, seperti dikutip dari Liputan6. 

Sementara itu, jumlah kasus meninggal di Indonesia juga bertambah 63 orang, sehingga total menjadi 2.683 korban jiwa akibat virus Corona. Namun, jumlah pasien sembuh juga bertambah. Terdapat 63 orang dinyatakan sembuh dan menunjukkan hasil tes negatif. Sehingga, jumlah pasien sembuh di Indonesia menjadi 21.333 orang. 

Data update pasien virus Corona Covid-19 ini tercatat sejak pukul 12.00 WIB, Kamis, 25 Juni 2020 hingga Jumat, 26 Juni 2020, pukul 12.00 WIB. 

Faktor Utama Penularan Virus Corona Masih Terjadi

Ilustrasi mengenakan masker untuk mencegah virus corona masuk ke dalam tubuh | unsplash.com/@anikolleshi

 

Menurut Yuri, jumlah kasus baru masih tinggi setiap harinya. Angka kasus tertinggi masih dipegang Jawa Timur dan DKI Jakarta. Hasil penyelidikan epidemiologi di beberapa provinsi menunjukkan ada 2 faktor utama penularan yang masih terjadi, sehingga angka kasus baru masih terbilang besar. 

Pertama, menurut Yuri, masih banyak orang yang tidak menjaga jarak 1,5 meter dan mengenakan masker dengan benar. Menurutnya, kedua hal ini merupakan fakta yang mampu menyebabkan kasus positif di Indonesia masih tinggi. 

"Inilah fakta yang kemudian menyebabkan kasus-kasus positif masih tinggi di beberapa tempat. Tidak menjaga jarak, tidak memakai masker menjadi faktor utama sebaran kasus ini," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di Grha BNPB Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Yuri mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga jarak serta mengenakan masker. Yuri juga mengimbau agar masyarakat dapat menjalankan kedua protokol ini dengan desiplin. 

"Pada tracing yang secara agresif dilakukan, dilanjutkan dengan pemeriksaan lab secara masif, inilah yang membuktikan menjaga jarak dan memakai masker sangat penting dilakukan," katanya.

#ChangeMaker

Simak Video Berikut Ini