Update Virus Corona Covid-19 di Indonesia, Sabtu 23 Mei 2020, Pasien Sembuh Semakin Meningkat

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi virus corona covid-19 masih terjadi di Indonesia. Hari ini, Sabtu (23/5/2020), ada 192 pasien yang sembuh dan negatif dari virus corona covid-19.

Total jumlah pasien yang sembuh sudah mencapai 5.249 orang. Sementara jumlah pasien yang positif virus corona covid-19 bertambah 949 orang.

Sehingga total yang positif covid-19 mencapai 21.745 orang. Penambahan juga terjadi pada pasien yang meninggal dunia yakni bertambah 25 orang.

Total jumlah pasien yang meninggal dunia karena virus corona covid-19 adalah 1.351 orang.

Data pasien virus corona covid-19 ini tercatat sejak Jumat 22 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

Pasien di DKI

ilustrasi virus corona covid-19/copyright by diy13 (Shutterstock)

Khusus di DKI, jumlah kasus positif Covid-19 per 23 Mei 2020 sebanyak 6.443, atau meningkat 127 kasus dibanding satu hari sebelumnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati juga memaparkan, terjadi penambahan jumlah orang yang sembuh dari virus ini sebanyak 29 orang.

"Sebanyak 1.587 orang dinyatakan telah sembuh dari total 6.443 orang positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 504 orang," ujar Ani, Sabtu (23/5/2020).

Sedangkan 2.006 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.346 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 14.112 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 11.587 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 8.249 orang.

Ani menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 22 Mei 2020 sebanyak 123.136 sampel. Pada 22 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 3.040 orang, 1.496 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 127 positif dan 1.369 negatif.