Visi Misi Pro Kadin Anindya Bakrie Didukung Pengusaha Nasional

·Bacaan 3 menit

VIVA – Kamar Dagang dan Industri Indonesia akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dalam waktu dekat. Kandidat Ketua Umum mulai mengumumkan visi dan misi untuk memajukan Kadin dan dunia usaha di Indonesia.

Calon Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie mengusung visi misi Pro Kadin. Sontak visi misi ini langsung disambut baik pengusaha nasional.

Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Indonesia, HM Tabri menuturkan bahwa visi misi Pro Kadin itu sudah sepatutnya didukung. Apalagi Anin sudah 15 tahun memimpin Kadin Indonesia sebagai Wakil Ketua Umum dan tentu sangat paham seluk beluk dunia usaha.

"Saya rasa visi Misi pro kadin itu memang Anin sudah lama banget (di Kadin). Dia akan menghidupkan UMKM, kemudian dia juga akan berkolaborasi dengan pengusaha kelas menengah membantu pengusaha kecil menengah ke bawah," ujar HM Tabri saat berbincang dengan VIVA, Kamis 10 Juni 2021.

Saat pandemi ini, lanjut dia, seluruh dunia usaha terpukul baik pengusaha besar, bahkan hingga pengusaha kecil atau UMKM. "Di sinilah dilihat tangan dingin Caketum Kadin me-manage ekonomi negara yang sedang lumpuh dan carut marut," kata Pengusaha Garmen Nasional itu.

Ia menegaskan, selama ini tahu betul bagaimana kiprah Anindya Bakrie. Anindya Bakrie sudah 15 tahun memimpin kadin Indonesia. Sehingga tidak perlu diajari lagi bagaimana cara memimpin Kadin Indonesia. Kapasitasnya tak perlu diragukan.

Tak hanya itu, Anin juga dinilai sudah teruji dalam mengelola usahanya dengan segala dinamikanya. "Pak Anin itu juga low profile, dia sangat menghargai senior, sesamanya maupun di bawahnya," imbuh HM Tabri.

Secara sosial, Anin sudah dipastikan berjiwa sosial karena sudah aktif membantu masyarakat sejak dulu bahkan jauh sebelum maju menjadi Ketua Umum Kadin.

"Jadi biasanya kandidat itu keliling (daerah) pada saat pemilihan. Tapi Anin itu melakukan selama sebelum Jadi Kandidat Ketua Kadin. Dia juga sudah melakukan hal seperti itu. Jadi kalau dia turun gunung ke kadin daerah itu bukan dilakukan saat ini saja, tapi juga sebelumnya," ucapnya.

Untuk itu, dia menegaskan Anin sangat pas dan tepat untuk maju sebagai Ketua Umum Kadin. "Dia maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua itu sangat pas dengan tidak mengabaikan calon yang ingin maju. Karena itu juga menjadi motivasi dan sarana demokrasi," kata dia.

Dampak Ekonomi Jika Munas Kadin Digelar di Bali

HM Tabri memiliki segudang pengalaman dan sejumlah usaha mulai dari garmen, konveksi, perlengkapan kantor hingga perikanan. Saat dimintai konfirmasi, dia memang mengamati akan ada dampak ekonomi positif jika Munas Kadin digelar di Bali. Apalagi persiapan di Bali sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

"Memang kalau dilaksanakan di Bali itu akan menggerakkan UMKM yang sempat lumpuh akibat pandemi. Dan sejak diputuskan Kadin Indonesia, Munas akan di Bali, pengusaha-pengusaha di sana mulai bangkit dan bersemangat," ujarnya.

Menurut HM Tabri, restoran dan hotel di Bali bisa kembali bangkit. Termasuk bisnis rental kendaraan yang berbulan-bulan tak dapat pelanggan akan bisa hidup kembali.

"Dengan adanya pembatalan, otomatis semua itu tidak bisa terjadi. Tidak ada kebangkitan ekonomi yang sempat lumpuh selama ini, seperti yang diharapkan. Karena andai kata munas di Bali kita akan ada miliar-an transaksi per hari," kata pengusaha nasional itu.

Meski begitu, dia menegaskan akan menghargai apapun keputusan yang nantinya akan diambil. Termasuk, jika harus mengikuti saran pemerintah untuk menyelenggarakan Munas di lokasi lain.